Jumat, 18 Juni 2021

Pernah Lecehkan Nabi Muhammad, Pemuda di Batubara Kembali Diciduk Polisi

Pernah Lecehkan Nabi Muhammad, Pemuda di Batubara Kembali Diciduk Polisi

Foto: Seorang pemuda bernama Tuah Aulia Fuadi, yang diciduk Polres Batubara, Sumut. (ist)

Medan, Swamedium.com — Seorang pemuda di Kelurahan Lima Puluh Kota, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Tuah Aulia Fuadi, diciduk petugas Polres Batubara terkait kasus dugaan pemerasan terhadap seorang Aparatur Sipil Negara (ASN). Bukan kali ini saja pemuda berusia 23 tahun itu berurusan dengan hukum.

Banner Iklan Swamedium

Sebelumnya, petugas Polres Batubara juga pernah menangkap Tuah Aulia atas laporan melakukan pelecehan terhadap Nabi Muhammad. Akibatnya, ia pun dipecat dari kampus dan dilaporkan ke Polda Sumut.

Untuk kasusnya kali ini, Kasat Reskrim Polres Batubara AKP Zulfikar mengatakan, Tuah Aulia melakukan pemerasan terhadap seorang ASN yang bertugas di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Batubara.

“Yang bersangkutan diamankan atas laporan dari korbannya MHD Taufik Hasbi,” ujar AKP Zulfikar seperti dikutip Jawapos, Sabtu (4/11).

Tuah diduga melakukan pemerasan yang dilakukan terhadap korban dengan menakuti perihal Program Pamsimas dan Sanimas yang tengah ditanganinya.

Pelaku mengancam akan melaporkan korban ke Kejaksaan. Bahkan, pelaku juga mengancam akan mempublikasikannnya di akun Facebook Petir Batubara.

Hal tersebut membuat korban merasa cemas dan takut dan kemudian melaporkan hal itu ke Satuan Intelkam Polres Batubara.

“Ancaman itu disampaikan pelaku sudah lama melalui sms. Pelaku meminta uang Rp 5 juta kepada korban. Setelah negosiasi, korban hanya sanggup memberikan uang tunai Rp 2,5 juta. Nominal itu pun disepakati,” ungkap mantan Kapolsek Lima Puluh.

Setelah mengancam, keduanya bertemu di Water Park Banyuwangi, Kelurahan Lima Puluh Kota, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara.

Di sana, korban bertemu dengan pelaku dan menyerahkan uang tunai yang telah disepakati jumlahnya.

“Setelah menyerahkan uang, pelaku diringkus beserta barang bukti uang tunai Rp 2,5 juta,” ungkapnya.

Selain uang tunai, petugas juga menyita sejumlah barang bukti lain seperti satu unit ponsel Samsung lipat, satu unit notebook, kartu tanda mahasiswa atas nama pelaku, KTP, dan lima buah kartu LSM.

Kini, pelaku berada di Polres Batubara untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita