Jumat, 25 Juni 2021

Susuri Hutan Lindung Wehea di Kutai Timur, Seorang Warga Jerman Meninggal

Susuri Hutan Lindung Wehea di Kutai Timur, Seorang Warga Jerman Meninggal

Paspor Timo Radeck yang meninggal setelah mengalami sesak napas saat menyusuri hutan lindung Wehea, Kab. Kutai Timur, Senin (6/11). (nomor paspor disensor/ist.)

Samarinda, Swamedium.com — Seorang pria berkewarganegaraan Jerman meninggal setelah berjalan kaki di hutan lindung Wehea, Kec. Muara Wahau, Kab. Kutai Timur, Prov. Kalimantan Timur.

Banner Iklan Swamedium

Timo Radeck (52) bersama temannya, Undine Simone, serta didampingi oleh seorang warga lokal, Andi Andranata, menyusuri Hutan, Senin (6/11) siang.

Ketiganya mulai berjalan sekitar pukul 13.15 Wita. Setengah jam kemudian Timo terjatuh dan mengalami sesak napas.

Menurut kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Prov. Kaltim, Frederick Bid, Selasa (7/11), Timo terjatuh dan sesak napas. Andi menyarankannya kembali ke penginapan, tetapi Timo sempat menolak.

Saat berjalan, Timo tiba-tiba jatuh duduk dan rebah, lalu tidak sadarkan diri.

Undine sempat memberikan pertolongan pertama dengan melakukan resusitasi jantung paru (CPR), tetapi Timo masih tidak sadar, bahkan wajahnya membiru.

Andi meminta bantuan. Saat ia kembali ke lokasi bersama David dan Umar, korban sudah meninggal. Lalu, mereka berusaha membawanya pulang.

Jenazah Timo baru bisa dibawa ke luar Hutan sekitar pukul 23.00 Wita. Mereka segera menuju RSUD Kudunggu di Sangatta, Kutai Timur.

Pukul 03.30 Wita, mereka tiba dan langsung masuk ruang IGD. Dokter Nanda dan Jihan Febrianto mengurus korban sebelum jasad Timo dibawa ke ruang jenazah.

Jenazah tidak akan diperiksa, baik pemeriksaan dalam atau pemeriksaan luar, sebelum ada permintaan dari keluarga korban melalui Kedubes Jerman di Jakarta.

Jika ingin dilakukan pemeriksaan dalam, disarankan dilakukan di Samarinda atau Balikpapan karena tiada dokter forensik di RSUD Kudungga.

Undine telah mengirimkan surat elektronik kepada Kedubes Jerman untuk meminta persetujuan keluarga korban. (*/Pamungkas)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita