Kamis, 17 Juni 2021

Ketua Kadin Ungkap Perekonomian Akan Lesu Hingga Tahun Depan

Ketua Kadin Ungkap Perekonomian Akan Lesu Hingga Tahun Depan

Foto: Ilustrasi. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Roslan P Roeslani mengatakan, meredupnya perekonomian masih akan berlangsung hingga tahun depan karena Indonesia memasuki tahun politik. Di tahun tersebut, banyak masyarakat yang memilih menahan diri untuk belanja atau investasi menunggu situasi politik normal.

Banner Iklan Swamedium

Menurut Roslan, Indonesia di tahun 2018 mulai memasuki tahun politik. Di tahun tersebut, banyak masyarakat, termasuk investor lebih memilih menyimpan dananya hingga suasana politik dianggap kembali normal.

“Karena tahun depan mereka melihat mulai masuk tahun-tahun politik menuju 2019 kan. Jadi masyarakat lebih banyak menyimpan dana. Tapi kan itu nggak sehat kalau (terjadi) terlalu lama,” kata Roslan, Rabu (8/11).

Ekonomi yang mandeg terlalu lama, tentu tidak kondusif. Menurut Roslan, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus meningkat jika orang lebih banyak melakukan pembelian atau membelanjakan dananya. Karena itu, dia mengimbau pemerintah bisa menciptakan suasana politik yang lebih baik.

“Pertumbuhan kita akan berjalan kalau orang spending money. Nah ini yang perlu dilakukan pemerintah untuk mendorong orang agar mau membelanjakan uangnya itu gimana?” ungkap Roslan.

Demi menggenjot lagi daya beli masyarakat, Roslan juga memberikan masukan kepada pemerintah agar menghapus Pajak Pertambahan Nilai (PPn) untuk setiap pembelanjaan masyarakat dalam kurun tertentu. Dengan penghapusan PPn, harga barang akan lebih murah dan diyakini akan meningkatkan gairah berbelanja masyarakat.

“Dalam jangka waktu tertentu misalnya dalam waktu seminggu belanja kebutuhan sehari-hari dibebaskan PPN-nya. Itu akan menstimulus orang berbelanja. Kebijakan itu yang perlu diihat lagi. Saya yakin orang akan lebih banyak yang belanja,” kata Roslan.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, tingkat konsumsi rumah tangga hingga kuartal-III 2017 tumbuh melambat di 4,93 persen. Target pertumbuhan ekonomi tahun ini juga diperkirakan tidak akan tercapai. (*/maida)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita