Jumat, 25 Juni 2021

Ratusan Tewas, Gempa Guncang Perbatasan Irak dan Iran

Ratusan Tewas, Gempa Guncang Perbatasan Irak dan Iran

Peta lokasi Sulaymaniyah, Iran, yang berbatasan dengan Irak. (Al Jazeera)

Teheran, Swamedium.com — Gempa berkekuatan 7,3 Skala Richter mengguncang perbatasan antara Irak dan Iran, Ahad (13/11). Setidaknya 328 orang tewas dan sekitar 2.530 yang lainnya terluka.

Banner Iklan Swamedium

Kantor berita IRNA melaporkan, setidaknya ada 328 korban tewas dan para korban terluka dilarikan ke rumah sakit.

Survei geologikal Amerika Serikat (USGS) mengatakan bahwa gempa berkekuatan tinggi tersebut mengguncang Halabjah, sebelah tenggara Sulaymaniyah, sebuah kota semiotonomi Kurdi di Irak bagian utara.

Gempa yang dirasakan hingga Turki, Israel, Uni Emirat Arab, dan Qatar itu terjadi pada Ahad pukul 21.18 waktu setempat (Senin, 01.18 WIB). Pusat kedalaman gempa berada di 33,9 km.

BBC berbahasa Persia melaporkan bahwa Provinsi Kermansyah merupakan lokasi yang paling parah terguncang oleh gempa tersebut.

Sebagian besar korban diyakini berasal dari Kota Sarpol-e Zahab, Iran.

Para tim penyelamat dikirim ke daerah itu di tengah kekhawatiran jumlah korban tewas akan bertambah.

Dilalui oleh beberapa garis patahan, Iran merupakan salah satu negara lokasi seismik teraktif di dunia.

Pada 2003, sebuah gempa berkekuatan 6,6 SR mengguncang kota bersejarah, Bam, Iran bagian tenggara, menewaskan 26.000 orang.

Menurut media lokal Kurdi Irak, pejabat Sulaymaniyah mengumumkan keadaan darurat pada Senin dini hari.

Setidaknya tujuh orang tewas di Irak menurut kementerian dalam negeri Irak.

Otoritas manajemen bencana dan keadaan darurat (Afad) Turki mengatakan melalui Twitter bahwa Afad mengirimkan 20 personel pencari dan penyelamat beserta bantuan kemanusiaan ke Irak.

Imran Khan dari Baghdad, Irak, melaporkan kepada Al Jazeera, “Baghdad cenderung tidak mengalami gempa, sehingga ketika orang-orang mulai pergi ke luar, kekhawatiran tampak pada wajah mereka.”

“Pada beberapa detik pertama, sebenarnya saya kira terjadi sebuah ledakan, tetapi selanjutnya, lebih dari semenit, saya sadar bahwa itu merupakan gempa,” ungkap Imran.

Gambar-gambar dan rekaman-rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan orang-orang mencari keselamatan serta bangunan-bangunan tampak berguncang di Sulaymaniyah dan Kermansyah. (Pamungkas)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita