Sabtu, 28 November 2020

Percikan Api Keluar dari Mesin Pesawat Camar Air Usai Ditabrak Bus

Percikan Api Keluar dari Mesin Pesawat Camar Air Usai Ditabrak Bus

Foto: Mesin Pesawat Camar Air yang tengah melakukan Taxi di Taxiway Brawo, Apron Lanud Husein Sastranegara, Bandung, ditabrak bus yang dikemudikan pembajar, Kamis (16/11). Petugas bergerak menanggulangi musibah dan menyelamatkan penumpang. (Ariesmen/swamedium)

Bandung, Swamedium.com – Dua pemuda merampas bus Priority, lalu menabrakkan kendaraan yang tengah dikemudikannya ke mesin pesawat Camar Air yang tengah melakukan Taxi, di Taxiway Brawo, di Apron Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Kamis (16/11).

Tak pelak, timbul percikan api di mesin pesawat Camar Air. Melihat kejadian tersebut, petugas Tower langsung menekan tombol Crash Bell, kemudian menginfokan ke Base REscue dan Fire Fighting Service (RFFS) yang langsung menuju lokasi kejadian.

General Manager Bandara Husein Sastranegara juga mengaktifkan Emergency Operation Center (EOC) dan berkoordinasi dengan Danlanud Husein Sastranegara. Sesaat kemudian, api di pesawat Camar Air tersebut berhasil dipadamkan, dan korban luka segera mendapat pertolongan dari tim medis.

Setelah itu, personel Pomau Lanud Husein Sastranegara melaksanakan sterilisasi terhadap area pesawat yang terbakar, guna mencegah masyarakat mendekati lokasi tersebut.

Dalam kasus di atas, musibah yang dengan cepat berhasil ditangani tersebut bukanlah kejadian yang sebenarnya. Kejadian tersebut diskenariokan dalam rangka meningkatkan sistem keamanan dan keselamatan penanggulangan darurat penerbangan di Bandara Internasional Husein Sastranegara.

Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) dengan sandi “BDO Manuk Dadali 3”, Aiport Emergency Exercise dan Contigency Exercises, bertempat di Apron Lanud Husein Sastranegara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabinda Jawa Barat Brigjen TNI Dani Gautama, Dandepohar 10 Kolonel Tek Asfan Jauhari, Karumit Salamun Kolonel Kes Asnominanda, Para Dansathar di Jajaran Depohar 10.

Executive General Manager Bandara Husein Sastranegara Eko Prihadi menyampaikan kegiatan ini digelar dalam rangka menguji sistem dan prosedur baku atau standar masing-masing institusi dalam mengambil langkah dan tindakan pada Pengendalian dan Penanggulangan Keadaan Gawat Darurat Penerbangan, terutama ketika terjadi Accident atau Incident.

Danlanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb M. Iman Handojo, S.IKom menjelaskan bahwa latihan penanggulangan keadaan darurat yang sedang kita laksanakan ini, sangat penting untuk dilaksanakan, karena bertujuan untuk melatih kemampuan koordinasi, komunikasi, dan komando antar unit. Serta mengukur kemampuan dan kesiapan Lanud Husein Sastranegara dan Bandara Internasional Husein Sastranegara bila dihadapkan dengan kejadian accident atau incident yang mungkin saja terjadi.

“Saya berharap dengan perencanaan yang matang serta mentaati standar operasional prosedur (SOP) yang ada serta memahami fungsi maupun tugas masing-masing harapannya tidak akan terjadi kesalahan yang berakibat fatal, karena sedikit apapun kesalahan, dapat mengurangi ketidaksiapan personel khususnya yang terlibat dalam kegiatan operasional penerbangan”, terang Danlanud. (Ris)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.