Senin, 23 November 2020

Ananda Sukarlan Dinilai Wajib Minta Maaf ke Anies

Ananda Sukarlan Dinilai Wajib Minta Maaf ke Anies

Foto: Alumni Kanisius yang hadir antara lain Romo Edu, Romo Baskoro dan beberapa alumni lainnya. Sayangnya sosok Ananda Sukarlan justru tak nampak batang hidungnya dalam pertemuan tersebut. (Dok. Pemprov DKI)

Jakarta, Swamedium.com – Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Syarif menyayangkan sikap Pianist Ananda Sukarlan yang hingga saat ini belum menyampaikan permohonan maaf kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Padahal, aksi Walk Out (WO) yang dilakukan Ananda saat Anies membacakan pidato sambutan dalam acara peringatan 90 tahun Kolase Kanisius dinilai tak sesuai dengan adab dan budaya ketimuran.

“Dalam adab ketimuran tentu saya imbau minta maaf, itu jadi tuntutan kalau di adab ketimuran,” kata Syarif kepada Swamedium.com, Jumat (17/11).

Bahkan, kata Syarif, dalam adab ketimuran seseorang mau berbuat baik saja akan meminta maaf terlebih dahulu.

“Betapa tingginya budi pekerti kita, belum ngomong salah saja sudah nyuwun sewu, apalagi sudah terjadi kesalahan ya wajib dong, menurut saya begitu analoginya,” cetus Syarif.

Meski demikian, Syarif menilai aksi WO Ananda belum sampai tahap penghinaan jabatan Gubernur.

“Engga belum sampai tahap itu, dia (Ananda) out control saja , tidak bisa kendalikan emosi antara yang dia inginkan dan kenyataan, dia belum menerima kenyataan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, bukannya Ananda justru permohonan maaf terus datang dari keluarga besar alumnus Kanisius. Terakhir, sejumlah alumnus datang ke Balai Kota guna bersilaturahmi dengan Anies pada Kamis (16/11) malam. (Bil)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.