Selasa, 24 November 2020

Bawaslu Riau Lakukan Antisipasi Kericuhan Pemilu

Bawaslu Riau Lakukan Antisipasi Kericuhan Pemilu

Foto: foto : Rusidi Rusdan yang mengenakan peci dan kemeja hitam. (Hasbullah Tanjung/jurnalis warga/swamedium)

Pekanbaru, Swamedium.com — Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI) mengadakan Sosialisasi Tatap Muka kepada Stakeholder dan Masyarakat dalam Persiapan Pilkada Serentak 2018, Kamis (16/11), di Balai Pauh Janggi, Gedung Daerah Provinsi Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru.

“Sebelumnya ada kericuhan pemilukada di salah satu Kabupaten di Riau, sampai terjadi aksi pembakaran. Ini yang akan kita perhatikan,” kata Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut terjadi lagi, Rusidi menjelaskan kepada hadirin tentang peran dan fungsi Banwaslu Provinsi Riau dalam melakukan pengawasan Pemilu.

Setidaknya, ada tiga peran dan fungsi dari Bawaslu Riau, diantaranya, Sebagai pelindung Pemilu dari kecurangan dan pelanggaran dengan cara mendeteksi, mencegah, dan menindak sekecil apapun pelanggaran yang terjadi.

Selain itu, Bawaslu juga bertindak sebagai penegak hukum Pemilu (Electoral law enforcement) dan juga sebagai penyelesai sengketa dalam pemilu. Bawaslu juga memiliki peran sebagai pemulih hak-hak politik peserta pemilu yang dirugikan oleh keputusan KPU.

“Jadi tiga tugas dan fungsi inilah yang akan menjadi perhatian kami dalam proses pemilihan gubernur, bupati atau walikota tahun 2018 mendatang,” terangnya.

Lebih lanjut, sekecil apapun kecurangan atau pun pelanggaran dalam pemilu nanti yang dilakukan oleh Paslon, akan tetap di lakukan penindakan.

“Namun, tentunya upaya pencegahan dari pelanggaran Pemilu akan kita lakukan. Namun, jika ada pelanggaran, tentu Bawaslu akan melakukan penegakan hukum,” terangnya.

Sementara itu , Ketua Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar, menyebutkan bahwa Pemilu di Riau termasuk kategori aman, pasalnya Riau berada pada angka 14 dari angka 18.

“Riau itu ada di nomor 14, itu termasuk aman. Skala keamanan (dari Bawaslu) yang paling baik itu adalah nomor 17,” jelasnya.

Menanggapi penyampaian Pimpinan Bawaslu RI tersebut, Rusidi menyebutkan bahwa pihaknya tidak akan merasa lengah meskipun Riau masuk dalam kategori aman. Ia mewanti-wanti agar seluruh jajarannya selalu waspada, karena untuk Riau sendiri pernah ada kericuhan akibat pemilihan bupati. (Hasbullah Tanjung/jurnalis warga)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.