Minggu, 29 November 2020

Meski Masih Dirawat, KPK Tetapkan Penahanan terhadap Setya Novanto

Meski Masih Dirawat, KPK Tetapkan Penahanan terhadap Setya Novanto

Foto: Setya Novanto saat dipindah ke RSCM. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah memastikan penahanan Setya Novanto selama 20 hari kedepan, atas sejumlah bukti yang cukup kuat untuk menjerat Ketua DPR RI itu dalam kasus dugaan korupsi KTP Elektronik.

Terhitung 17 November 2017 hingga 6 Desember 2017, Setya Novanto ditahan sebagai tersangka atas perbuatannya telah melakukan tindak pidana korupsi, di rutan kelas 1 Jakarta Timur, Cabang KPK.

“Dengan ini, proses penahanan berjalan, KPK melakukan penahanan terhadap SN karena berdasarkan bukti yang cukup, tersangka SN diduga melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama dengan pihak lain dalam kasus ktp elektronik dan menahan SN selama 20 hari terhitung 17 november sampai 6 desember 2017 di rutan negara kelas 1 Jakarta Timur cabang KPK,” ujar Febri kepada wartawan, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (17/11).

Meski begitu, Febri juga mengatakan, Surat Berita Acara Penahanan yang dibawa penyidik KPK ke RS Medika Permata Hijau, tidak mau ditandatangani oleh pihak dari tersangka Setya Novanto, baik kuasa hukumnya maupun dari pihak keluarga. Febri mengungkapkan, surat tersebut ditandatangi oleh dua orang penyidik KPK dan saksi yakni salah seorang dokter rumah sakit tersebut.

“Sebelum tim berangkat ke RSCM, penyidik memperlihatkan surat perintah penahanan untuk SN di depan pihak SN tapi ditolak menandatangai BAP penahanan sehingga Berita Acara ditandatangani penyidik dan dua orang saksi dari RS Medika Permata Hijau. Berita Acara tersebut diserahkan 1 rangkap kepada istri SN (Deisti Astriyani), kemudian penyidik siapkan Berita Acara menolak penahanan dan juga tidak ditandatangani SN namun satu rangkap ini diserahkan kepada istri SN,” beber Febri.

“Akhirnya penyidik menyiapkan surat penolakan, surat penolakan berita acara penahanan, yang ini ditandatangani penyidik dan saksi,” tambah Febri.

Diketahui, sekira pukul 13.00 WIB Setya Novanto dipindahkan ke Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo (RSCM), Jakarta Pusat, untuk keperluan penanganan medis lebih lanjut, dimana sebelumnya ia dirawat di RS Medika Permata Hijau, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pasca kecelakaan di kawasan Permata Berlian, Permata Hijau, Jakarta Selatan, yang membuat dirinya terluka. (Jok)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.