Minggu, 29 November 2020

Kementerian PUPR Minta Pengembang Bonafid Masuk Asosiasi

Kementerian PUPR Minta Pengembang Bonafid Masuk Asosiasi

Foto. Pengembang nakal bisa menganggu kelancaran program sejuta rumah dari pemerintah. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melibatkan asosiasi atau organisasi pengembang untuk mendeteksi pengembang yang nakal. Untuk itu, pengembang yang bonafid diminta masuk asosiasi agar profil perusahaannya bisa diketahui oleh konsumen.

Pemerintah menyadari program satu juta rumah ini tidak akan berjalan lancar tanpa peran serta dari pengembang properti. Untuk itu, kredibilitas pengembang juga harus ditingkatkan, antara lain bergabung dengan asosiasi.

“Kalau registrasi sedang dilakukan. Sekarang sedang pengumpulan semua asosiasi. Misal daerah Serang, masuk ke sebuah asosiasi, terdaftar di Kemenkumham tidak. Ada dua perizinan, satu di Menkumham dan Kemendagri,” kata Direktur Layanan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR DT Saraswati di Jakarta, Sabtu (18/11) yang dirilis Okezone.

Menurut dia, kredibilitas pengembang yang tergabung dalam asosiasi akan terangkat. Saraswati menyarankan agar pengembang perorangan sebaiknya masuk ke asosiasi. Diakuinya, banyak pengembang yang malas masuk asosiasi karena alasan malas membayar iuran.

Dengan bergabungnya pengembang ke asosiasi, kata Saraswati, pemerintah akan lebih mudah mendeteksi pengembang yang nakal. Selain itu, profil perusahaan juga bisa dilihat oleh konsumen.

“Pemerintah itu susah menemukan pengembang yang nakal, tanpa pihaknya menyentuh dan megandeng asosiasi itu susah. Jadi, lebih mudah untuk mengikutsertakan asosiasi-asosiasi tersebut,” kata dia.

Seperti diketahui, beberapa pembeli perumahan subsidi program pemerintah melayangkan aduan ke Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) karena merasa ditipu oleh pengembang. Ada yang pengembang tak kunjung membangun atau rumahnya tidak sesuai dengan kondisi yang dijanjikan saat penawaran. (^/maida)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.