Selasa, 24 November 2020

Beri Kesadaran Kesehatan, Gubernur Jatim Imbau Daerah Dirikan Ponkesdes

Beri Kesadaran Kesehatan, Gubernur Jatim Imbau Daerah Dirikan Ponkesdes

Foto: Gubernur Jatim Soekarwo menghadiri pencanangan Kesatuan Gerak PKK - KB - Kesehatan Prov Jatim tahun 2017. (Triwahyudi Ari/swamedium)

Surabaya, Swamedium.com – Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengusulkan agar kabupaten/kota memperbanyak keberadaan pondok kesehatan desa/Ponkesdes dalam rangka meningkatkan upaya preventif dan promotif.

Dalam satu ponkesdes ini nantinya paling tidak ada satu orang bidan dan dua orang perawat. Berdasarkan data yang ada, dari 5700 total pondok bersalin desa/polindes baru 3.213 yang menjadi ponkesdes. Ponkesdes ini merupakan kepanjangan tangan dari pemerintah.

“Ibu-ibu PKK yang hadir disini harus mendorong bupati/walikotanya agar mau membentuk ponkesdes. Jika polanya masih kuratif seperti sekarang, maka BPJS juga akan keberatan menanggung biayanya,” jelasnya di Surabaya, Senin (20/11).

Menurut mantan Sekdaprov Jatim ini, dengan adanya ponkesdes maka akan memberi rasa tenang pada masyarakat karena dekat dengan balai kesehatan. Ponkesdes juga merupakan kepanjangan tangan dari puskesmas, sehingga tugas utamanya yakni memberi pengertian tentang pentingnya kesehatan.

“Hampir 80 persen orang sakit itu sebenarnya bukan dari fisiknya namun dari psikisnya, sehingga dengan adanya balai pengobatan yang dekat maka akan mampu menekan jumlah orang sakit di suatu daerah,” terangnya. (Ari)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.