Jumat, 27 November 2020

Ditahan KPK, MKD Segera Lengserkan Novanto dari Kursi Ketua DPR

Ditahan KPK, MKD Segera Lengserkan Novanto dari Kursi Ketua DPR

Foto: Wakil Ketua MKD DPR Sarifuddin Sudding (danang)

Jakarta, Swamedium.com – Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Siang ini akan mengadakan rapat untuk membahas pelanggaran kode etik Ketua DPR Setya Novanto (SN) yang kini sudah ditahan di Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). SN ditahan untuk 20 hari ke depan sebagai tersangka kasus korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). ‎

‎”Saya kira hari ini MKD akan mengambil sikap dan saya sudah berkoordinasi dengan pimpinan dan kita akan segera melakukan rapat karena kita memahami bahwa Bapak SN dalam posisi ditahan oleh KPK,” ujar Wakil Ketua MKD, Sarifuddin Sudding, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/11/2017).

Sudding menjelaskan, sikap tegas dengan menonaktifkan sementara SN dari Ketua DPR karena menyangkut dengan harkat martabat kehormatan dewan. Hal itu juga melihat masalah integritas yang tidak hanya berlaku pada pimpinan, tetapi juga seluruh anggota DPR.

“Dalam waktu dekat bisa. Mudah-mudahan minggu ini bisa (lengserkan SN dari Ketua DPR-red),” katanya.

Anggota Komisi III DPR ini melanjutkan, dalam pasal 37 dan 87 Undang-Undang (UU)‎ Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD diatur bahwa pergantian pimpinan dewan bisa dilakukan manakala yang bersangkutan tidak bisa melaksakan tugasnya secara berkelanjutan dan atau tiga bulan secara berturut-turut tidak melaksanakan tugasnya tanpa alasan. Dan atau pelanggaran etik menyangkut masalah integritas sesuai keputusan UU MD3.

“Ketika seseorang sudah ditahan oleh institusi penegak hukum ini menyangkut masalah integritas.‎ Dalam konteks ini memang saya kira semua memahami logika yang bersangkutan ditahan sebagai Ketua DPR. Saya kira memang tidak bisa lagi melaksanakan tugas-tugasnya sebagai ketua dan saya kira ini menyangkut marwah kedewanan sebagaimana ini diamanahkan dalam tata tertib kita dan acara di MKD,” paparnya.

Dia menambahkan, hari ini MKD beinisiaif mengundang para pimpinan fraksi di DPR untuk segera mengadakan rapat menyikapi penahanan SN.

‎”Memang rapat internal kemarin cukup banyak pandangan dan memang terjadi perdebatan yang cukup alot. Kita mengikuti proses perkembangan hukum yang berjalan. Dan semalam KPK sudah melakukan langkah hukum berupa penahanan dan ketika itu terjadi maka MKD harus bersikap,” tutupnya. (Dng)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.