Selasa, 01 Desember 2020

Peluang Setya Novanto Menang Praperadilan Terbuka

Peluang Setya Novanto Menang Praperadilan Terbuka

Foto: Setya Novanto usai menjalani pemeriksaan perdana selaku tersangka dan tahanan kasus dugaan korupsi KTP elektronik di Gedung KPK. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Meski sudah resmi menjadi tahanan KPK, Setya Novanto telah mengajukan praperadilan untuk kedua kalinya. Peluang ketua umum Golkar untuk menang dalam praperadilan tersebut pun terbuka lebar.

“Kemungkinan menang masih terbuka lebar. Apalagi PN Jaksel terkenal sebagai Surga bagi Koruptor, dimana SN sudah berkali-kali memenangkan beberapa perkara korupsi melalui PN Jaksel sejak kasus Cessie Bank Bali muncul tahun 1999,” ungkap Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI), Petrus Selestinus, Senin (20/11).

Selain itu, kata Petrus, peluang SN menang karena Hakim sangat bebas menentukan alasan hukum karena dindungi asas kebebasan hakim yang tidak boleh di intervensi. Lalu Petrus mengambil contoh model menang praperadilan berturut-turut pernah diterapkan PN Surabaya belum lama ini dalam kasus korupsi La Nyala.

“Maka di PN Jaksel tidak tertutup kemungkinan Hakim PN Jalsel diduga sudah disiapkan oleh SN dan jaringannya di Mahkamah Agung (MA) untuk memenangkan SN. Apalagi SN berhasil membentuk opini bahwa dirinya di zolimi,” katanya.

Diketahui Gugatan praperadilan tersebut diajukan oleh kuasa hukum SN, Fredrich Yunadi pada Rabu (15/11/2017), sehari setelah SN ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP untuk kedua kalinya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (10/11/2017).

Pada Juli 2017, KPK pernah menetapkan SN sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Namun SN mengajukan praperadilan ke PN Jaksel. Hakim tunggal Cepi Iskandar yang mengadili gugatan praperadilan itu mengabulkan sebagian permohonan SN. Status tersangka Novanto pun lepas.

Vonis praperadilan itu dibacakan pada 29 September 2017. Saat itu, Cepi menyebut KPK tidak bisa menggunakan bukti-bukti pada tersangka sebelumnya untuk menjerat SN. Kali ini Wakil Ketua PN Jaksel Kusno ditunjuk sebagai hakim tunggal untuk sidang praperadilan SN. (*/Dng)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.