Minggu, 29 November 2020

Rawan Longsor dan Kecelakaan, Masyarakat Diimbau Waspadai Jalur Selatan Garut

Rawan Longsor dan Kecelakaan, Masyarakat Diimbau Waspadai Jalur Selatan Garut

Foto: Ilustrasi tanah longsor (ist)

Garut, Swamedium.com – Pemkab Garut mengimbau masyarakat untuk waspada dan berhati-hati saat melewati jalur selatan wilayah Kabupaten Garut saat musim hujan. Pasalnya, selama musim hujan, kawasan tersebut rawan bencana alam longsor dan kecelakaan lalu lintas.

Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan posisi jalan menjadi penyebab dua akses menuju selatan Garut, baik melalui jalur Cibuluh-Pakenjeng maupun akses Cikajang-Cisompet, rawan terjadi tanah longsor.

“Itu sebenarnya tipikal Garut, terutama Garut selatan, jalan berada di bawah tebing. Cisompet, Cisewu, Banjarwangi dan sebagainya,” kata Rudy di Pendopo, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (20/11).

Rudy juga menyebutkan, ancaman longsor di wilayah selatan Garut sudah dianggap sebagai hal biasa. Meski begitu, pihaknya mengaku telah siap mengantisipasinya.

“Itu suatu kejadian yang biasa. Untuk antisipasinya, kita sudah siapkan alat berat di sana. (alat berat) sudah kita geser semua ke sana,” tuturnya.

Di tempat terpisah, Kapolres Garut AKBP Novri Turangga mengatakan jalur selatan Garut itu juga rawan laka lantas, lantaran kontur jalan yang berbahaya.

“Kejadian (kecelakaan lalu lintas) paling menonjol di Pakenjeng, (mobil) yang masuk jurang. Kita akan lakukan pengecekan untuk dievaluasi. Karena itu memang sudah beberapa kali (kecelakaan di wilayah itu),” ungkap Novri di Mapolres Garut.

Untuk itu, Novri mengaku telah melakukan koordinasi dengan Pemkab Garut untuk mengatasi rawannya kawasan tersebut.

“Harus segera (ditangani), jangan sampai ada korban yang berikutnya. Bagian pinggirnya (bahu jalan) harus dipasang pembatas. Termasuk penerangan, karena memang ngeri di jalannya itu,” tuturnya. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.