Jumat, 27 November 2020

Belanda Izinkan Polisi Wanita Kenakan Hijab Saat Bertugas

Belanda Izinkan Polisi Wanita Kenakan Hijab Saat Bertugas

Den Haag, Swamedium.com — Dewan hak asasi manusia Belanda mengatakan, polisi wanita dapat mengenakan simbol-simbol keagamaan.

Aturan baru Belanda mengizinkan polwan mengenakan hijab saat bertugas.

Aturan dewan HAM Belanda itu terbit pada Ahad (19/11).

Putusan tersebut merupakan jawaban dari keluhan Sarah Izat (26), seorang polwan Belanda yang mengenakan hijab.

Sarah dipecat karena melanggar kode berpakaian polisi.

Polisi nasional Belanda telah menyatakan bahwa simbol-simbol keagamaan tidak sesuai dengan seragam kepolisian karena untuk menjamin kenetralan dan keamanan para petugas.

Akan tetapi, Dewan berkata bahwa tugas utama Sarah hanya menjawab panggilan darurat di departemen kepolisian. Sebagai polwan, ia sangat jarang berkontak langsung dengan publik.

Putusan Dewan tersebut memang tidak mengikat, tetapi mungkin kepolisian Belanda akan mematuhinya sebagaimana perkataan kepala kepolisian Belanda sebelumnya, mereka dapat mengizinkan para petugasnya mengenakan penutup kepala.

“Kita menang! Dewan telah menegaskan: saya berhak mengenakan seragam dan hijab. Itu sangat berarti dan sangat bermanfaat untuk kita semua! Siapa pun yang tahu bagaimana pengalaman saya berhijab: kasus selesai.” tulis Sarah pada Twitter, Senin (20/11). (*/Pamungkas)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.