Sabtu, 28 November 2020

Diundang Anies di Balai Kota, Warga Bukit Duri Cetuskan Koperasi Warga Berdaya

Diundang Anies di Balai Kota, Warga Bukit Duri Cetuskan Koperasi Warga Berdaya

Foto:Ketua Komunitas Ciliwung Merdeka, Romo Sandy usai melakukan dialog dengan Gubernur DKl Jakarta, Anies Rasyid Baswedan. (Iqlima/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Jakarta, Swamedium.com – Perwakilan warga Bukit Duri yang melakukan gugatan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat diundang Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan untuk membicarakan rencana pembangunan kampung susun manusiawi Bukit Duri berbasis koperasi.

Saya sebagai perwakilan warga Bukit Duri yang melakukan gugatan dan kebetulan juga saya sebagai ketua dari Komunitas Ciliwung Merdeka. Kami pada hari ini diundang memang untuk berembuk dengan pihak gubernur dan juga kepala-kepala stafnya mengenai rencana pembangunan Kampung Susun Manusiawi Bukit Duri berbasiskan koperasi warga berdaya,” kata Ketua Komunitas Ciliwung Merdeka, Romo Sandiawan Sumardi di Balai Kota Jakarta, Selasa (21/11) malam.

Sandy menjelaskan tentang konsep koperasi yang dia maksud. Dimana warga sebagai pemilik saham sehingga ada kesetaraan.

“Pastinya rusunami, karena itu yang ditawarkan warga jadi kampung susun itu alternatif dari rusunawa itu, dimana disitu secara instrumental memang ada ruang ekonomi, ruang sosial, ruang ekologi, segala macam itu cukup komprehensif, dan itu milik warga. Basisnya koperasi jadi kalau di dalam koperasi anggotanya itu pemilik saham jadi seluruhnya ada kesetaraan. Dan tadi semangat kerjasamanya, sangat baik ya,” terang dia.

Sandy mengatakan pertemuannya kali ini dengan Anies adalah yang pertama kali. Selanjutnya dia mewakili warga Bukit Duri akan membicarakan soal legalitas kampung.

“Dan intinya adalah ini baru pertemuan awal ada kesepakatan untuk berbicara dari segi, jadi melihat berbagai macam kemungkinan. Kami memang memaparkan gagasan-gagasan tentang legalitas dari perkara,” kata Sandi.

Sebelumnya warga Bukit Duri memenangkan gugatan di PN Jakarta Pusat. Kemudian mereka dipersilahkan menyusun sendiri konsep rumah susun yang mereka pinta, sementara ini pemprov DKI akan membangun shelter-shelter untuk tempat tinggal warga. (Ima)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.