Senin, 23 November 2020

Farhat Abas Diperiksa KPK terkait Kasus KTP-El

Farhat Abas Diperiksa KPK terkait Kasus KTP-El

Foto: Pengacara Farhat Abas diperiksa KPK sebagai saksi dari tersangka Markus Nari, Politikus Partai Golkar yang telah ditetapkan tersangka oleh KPK dalam kasus KTP Elektronik. (Joko/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengacara Miryam S Haryani, Farhat Abbas terkait kasus mempersulit pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (21/11). Farhat diperiksa sebagai saksi dari politikus Partai Golkar, Markus Nari, yang telah ditetapkan tersangka oleh KPK dalam rentetan kasus KTP Elektronik.

Usai menjalani pemeriksaan, Farhat memaparkan beberapa hal terkait pemeriksaan dirinya oleh penyidik KPK mengenai temuan komunikasi antara pengacara Elza Syarif dengan Markus Nari.

“Bentuk WA (Whatsapp) yang dijadikan dasar pemanggilan pemeriksaan saya, yang diminta penyidik karena menyimpan dokumentasi percakapan WA,” ujar Farhat di Gedung KPK.

Selain itu, Farhat berharap agar dirinya dapat dimasukan dalam lembaga perlindungan saksi dan korban (LPSK) atas pemeriksaan yang telah dijalaninya selama proses pengusutan kasus KTP Elektronik.

“Saya mau minta perlindungan saksi dari LPSK. Karena selama proses pemeriksaan banyak yang ditanyain penyidik dari pra, proses, dan apa hubungannya dengan diri saya, kan saksi kuncinya bukan saya. Cuma saya dimintai dokumentasi WA dari percakapan di kantor Elza Syarif. Elza juga sudah pernah mengungkapkan (kepada penyidik KPK),” tutur dia.

Untuk diketahui, Markus Nari tersandung kasus KTP Elektronik, lantaran berperan menghalangi atau mempersulit proses pemeriksaan. Ia juga diduga ikut mempengaruhi Miryam S Haryani demi memberikan keterangan palsu.

Atas perbuatannya itu, ia disangkakan melanggar Pasal 3 atau Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (Jok)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.