Sabtu, 28 November 2020

Lari dari Rezim, Satu Keluarga Turki Ini Tewas Saat Arungi Laut Aegea

Lari dari Rezim, Satu Keluarga Turki Ini Tewas Saat Arungi Laut Aegea

Mytilini, Swamedium.com — Satu keluarga Turki yang beranggotakan lima orang tenggelam di Laut Aegea ketika mereka berusaha melarikan diri dari persekusi rezim Turki ke Pulau Lesvos, Yunani.

Narasumber mengatakan kepada SCF, Selasa (21/11), jasad-jasad yang ditemukan oleh otoritas Yunani di Pulau Lesvos diduga jasad Hüseyin Maden dan jasad keluarganya.

Menurut narasumber itu, kerabat Hüseyin di Provinsi Samsun, Turki, tidak pernah lagi mengetahui kabar mereka beberapa hari ini. Jadi, lima jasad itu diduga lima anggota keluarga Hüseyin.

Hüseyin bersama istrinya, Nur Maden, dan ketiga anak mereka, yakni Nadire Maden, Bahar Maden, dan Feridun Maden dikabarkan berusaha melarikan diri dari Turki menuju Yunani.

Otoritas Yunani memberikan kartu-kartu identitas yang ditemukan dari para korban kepada polisi Turki untuk diperiksa apakah mereka itu keluarga Hüseyin Maden.

Media Yunani melaporkan, Sabtu (11/11), otoritas Yunani telah menemukan tiga jasad anak-anak yang sudah meninggal beberapa hari di pantai timur laut Pulau Lesvos.

Menurut laporan-laporan media itu, satu jasad anak laki-laki yang sudah membusuk ditemukan di dekat region Mantamados pada 11 November. Usianya belum diketahui. Sebelumnya, satu jasad anak laki-laki berusia sekitar 12 atau 13 ditemukan pada Jumat (10/11); satu jasad anak perempuan berusia yang sama pada Kamis (9/11). Keduanya pun ditemukan di dekat Mantamados.

Para penyelidik memperkirakan ketiga jasad anak-anak itu merupakan pengungsi, tetapi tiada badan atau organisasi terkait pengungsi yang melaporkan kehilangan.

Lesvos News melaporkan, polisi Yunani berspekulasi bahwa ketiga jasad anak-anak tersebut merupakan pengungsi anak-anak, bagian dari suatu kelompok pengungsi yang besar, yang tewas tenggelam saat mereka semua berusaha menjangkau Pulau Lesvos dengan perahu.

Banyak orang berusaha melarikan diri dari Turki melalui jalur-jalur ilegal karena rezim Turki membatalkan ribuan paspor. (Pamungkas)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.