Selasa, 24 November 2020

Pengguna Bright Gas di Yogyakarta Makin Banyak

Pengguna Bright Gas di Yogyakarta Makin Banyak

Foto. Ilustrasi. (ist)

Jakarta, Swamedium – Pengguna gas elpiji ukuran 5,5 kilogram (kg) dan 12 kg atau bright gas di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) naik dari 2% menjadi 5%. Namun Pengusaha Gas di DIY belum akan menarik gas elpiji berukuran 3 kg dari pasaran karena pemakainya masih banyak.

Harga gas melon berukuran 3 kg yang dijual dikisaran Rp 18.000 ini juga lebih terjangkau bagi kantong rakyat kecil.

Ketua Hiswana Migas (Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas) DIY Siswanto mengatakan, penggunaan gas elpiji ukuran 3 kg masih tinggi. Rata-rata konsumsi elpiji tiga kg di DIY mencapai 105 ribu tabung per hari.

Di sisi lain, penggunaan bright gas 5,5 kg juga meningkat dari dua persen kini sudah mencapai lima persen. Sekarang, katanya, di setiap pangkalan diwajibkan membantu memasarkan bright gas 5,5 kg dan 12 kg.

“Sehingga sejak pertengahan tahun ini pengguna bright gas terus meningkat,” katanya, Selasa (21/11) di Yogyakarta yang dirilis republika.co.id.

Dengan demikian, imbuh dia, apabila terjadi kekosongan elpiji tiga kg, terbantu dengan adanya bright gas.

“Tapi, heran saya meskipun pengguna bright gas 5,5 kilogram meningkat, tetapi pengguna elpiji tiga kg juga meningkat atau paling tidak stagnan,’’ ujarnya.

Meningkatnya pengguna bright gas, antara lain dipicu kian banyaknya pengguna dari kalangan PNS. Saat ini, ujarnya, Pemda Bantul sudah mengikrarkan diri sebagai daerah yang PNS-nya menggunakan bright gas.

Seperti diketahui, beberapa daerah, diantaranya di Semarang, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan dan Riau mengeluh gas elpiji ukuran 3 kg langka di pasaran.

Bahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Riau akan mengawal langsung pendistribusi elpiji 3 kilogram (kg) ke pangkalan.

Tindakan ini dilakukan guna menanggapi keluhan masyarakat terkait langka dan mahalnya gas subsidi untuk masyarakat miskin itu. (*/maida)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.