Jumat, 27 November 2020

Anggaran Naik 10 Kali Lipat, Kualitas Pendidikan Masih Kalah dari Vietnam

Anggaran Naik 10 Kali Lipat, Kualitas Pendidikan Masih Kalah dari Vietnam

Foto: Ilustrasi. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Pemerintah tahun ini telah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp 440 triliun atau 20% dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). Namun mutu pendidikan yang dihasilkannya masih tertinggal jauh dari Vietnam, yang memiliki anggaran yang sama dengan Indonesia.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, di tahun 2017, pemerintah telah mengalokasikan 20 persen dari total APBN untuk sektor ini. Menurut dia, angka Rp 440 triliun ini meningkat dibandingkan 10 tahun lalu yang hanya Rp 140 triliun.

Meski begitu, pendidikan di Indonesia masih tertinggal jauh dibandingkan dengan Vietnam. Padahal negara tetangga tersebut juga memiliki anggaran pendidikan yang sama dengan Indonesia.

“Tapi hasilnya untuk skor membaca kita peringkat 62 dari 66 negara, kemudian dari keseluruhannya kita peringkat 52 dari 55 negara. Vietnam ada di ranking 8,” katanya dalam acara budget day di Kementerian Keuangan, Rabu (22/11) yang dirilis merdeka.com.

Dari sisi tenaga pengajar atau guru, Indonesia juga masih banyak kekurangan. Sebab, ada sekitar 25 persen guru yang kemampuan akademisnya kurang memadai.

“Kegiatan belajar mengajar kalau 25 persen guru yang dikatakan Pak Boediarso (Dirjen Perimbangan Keuangan) bahkan tidak qualified dari sisi pendidikannya dan kemampuan akademisnya,” ujarnya.

Bahkan, ada 50 persen guru yang belum atau tidak tersertifikasi. Padahal menurut bank dunia, sertifikasi guru itu termasuk yang paling ringan dan mudah. Kendati begitu, guru yang tersertifikasi juga belum tentu bisa menjadi guru yang baik.

Menkeu berharap, adanya sinergi dari Direktorat Jenderal Anggaran (DJA), Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan, untuk mengevaluasi fiskal dari mulai alokasi, distribusi, hingga pelaksanannya. Hal itu bertujuan agar Indonesia menjadi negata yang maju. (*/maida)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.