Sabtu, 05 Desember 2020

Sandiaga Tepis Tudingan Penyerahan PPSU ke Pihak Swasta

Sandiaga Tepis Tudingan Penyerahan PPSU ke Pihak Swasta

Foto: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno (Bili/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Usai pertemuan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno dengan Direktur Utama PT Integrtated Service Solution (ISS) , Elisa Lumbartoruan beberapa waktu lalu berhembus kabar jika Sandiaga akan menyerahkan pengelolaan PPSU ke swasta.

Sandiaga pun langsung menepis kabar miring tersebut. Kata Sandiaga pertemuannya dengan Elisa justru untuk belajar cara mengelola pekerja.

“Tidak sama sekali,” tegasnya saat ditemui di Balai Kota, Jakarta, Rabu (22/11).

“Hanya belajar tentang best practice di ISS. Bahwa ISS punya morning btiefing, punya end of the the day briefing di mana kelengkapan mereka cek. Belt-nya sudah pakai, alat-alatnya semua nempel, cek, cek, cek. Terus mereka nanti masuk kamar mandi, wastafel dibersihin, cek, WC-nya dibersihin, cek, kertas tisu WC ada apa enggak, cek. Kalau ada terus dilancipin, tahu gak? Suka dilancipin gitu (kertas tisunya), keren kan,” jelasnya.

Sandi mengaku sangat ingin membuat para anggota pasukan oranye disiplin seperti apa yang selama ini diterapkan oleh perusahaan outsourcing itu kepada para pekerjanya.

“Nah, itu disiplin yang kita ingin. Dan kita ingin best practice,” imbuhnya.

Karenanya, kembali ditegaskan Sandi bahwa pertemuan itu sama sekali bukan untuk membicarakan soal kerjasama dalam pengelolaan pasukan oranye.

“PPSU akan tetap dikelola kita,” tegasnya lagi.

Lebih lanjut Sandi mengatakan bahwa nantinya jika sudah berhasil menerapkan apa yang diterapkan oleh PT ISS, para anggota pasukan oranye itu akan diangkat menjadi pegawai tetap, bisa juga diangkat menjadi PNS.

“Begitu mereka sudah 3 tahun di PPSU, mereka juga bisa naik kelas. Mungkin jadi PNS yang betul, yang terbaik, yang seperti saya pernah ngomong dulu, top 10 persen dari mereka punya kesempatan naik kelas. Karena kita enggak ingin Bapaknya PPSU, anaknya juga PPSU. Kita ingin ada upwork mobility. Itu yang ingin kita lakukan,” tukas Sandi. (Bil)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.