Sabtu, 28 November 2020

Haji Lulung Tekankan Dana Hibah Ormas Tetap Harus Diaudit

Haji Lulung Tekankan Dana Hibah Ormas Tetap Harus Diaudit

Foto: Wakil Ketua DPRD DKI, Abraham 'Lulung' Lunggana. (Bili/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Setiap tahunnya, Pemprov DKI menyediakan anggaran dana hibah yang diberikan kepada swasta, atau pun organisasi kemasyarakatan.

Tahun 2018, berdasarkan data dari apbd.jakarta.go.id , sebanyak 104 badan, lembaga dan organisasi swasta bakalan menerima kucuran dana. Besarannya bermacam-macam mulai dari kisaran Rp 40 juta sampai 100 juta.

Wakil Ketua DPRD DKI, Abraham ‘Lulung’ Lunggana mengatakan anggaran tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada ormas yang selama ini mengelola dana secara mandiri.

“Selama ini kan dia tidak ada perhatian dari pemerintah, ya dia punya struktural sampai tingkat kelurahan, bahkan sampai ada yang di tingkat RT. Kalau menurut saya wajarlah dia diberikan apresiasi,”

Meski demikian, kata Lulung dana tersebut tetap harus diaudit dan dipertanggungjawabkan penggunaannya.

“Kan ada laporannya. Penggunaanya itu sama dipertanggung-jawabkan diaudit bukan dikasih begitu saja,” pungkasnya.

Sekedar informasi, Organisasi yang rencananya juga akan menerima dana hibah adalah Komando Resimen Mahasiswa (Rp 1 miliar), Laskar Merah Putih (Rp 500 juta), KWARDA Gerakan Pramuka (Rp 6,099 miliar), Bamus Betawi (Rp 5 miliar), Yayasan Kanker Indonesia (Rp 5,5 miliar), Legiun Veteran (Rp 500 juta), dan yang lain. (Bil)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.