Jumat, 27 November 2020

Iran Tidak Akan Bernegosiasi tentang Program Misilnya

Iran Tidak Akan Bernegosiasi tentang Program Misilnya

Komandan pengawal revolusi Iran, Mohammad Ali Jafari, di Teheran pada 6 September 2011. (Morteza Nikoubazl/Reuters)

Teheran, Swamedium.com — Republik syi’ah Iran tidak akan bernegosiasi dengan siapa pun terkait program misil balistiknya.

“Hizbullah harus dipersenjatai untuk memerangi musuh Libanon, yaitu Israel. Biasanya, mereka memiliki persenjataan terbaik untuk melindungi keamanan Libanon. Isu ini tidak dapat dinegosiasikan,” kutip TV negara Iran, Kamis (23/11), dari ucapan Mohammad Ali Jafari, komandan pengawal revolusi Iran.

Ketegangan regional meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Perseteruan antara Kerajaan Arab Saudi (KAS) dan republik syi’ah Iran telah berdampak pada Suriah, Irak, Yaman, dan Bahrain.

KAS mengecam Hizbullah (yang didukung oleh Iran) telah membantu pemberontak syi’ah Hutsi di Yaman dan berperan dalam serangan misil balistik ke Riyadh pada awal bulan ini. Namun, republik syi’ah Iran dan Hizbullah membantah tudingan tersebut.

Ali Jafari berdalih, program misil republik syi’ah Iran bertujuan hanya untuk pertahanan saja.

“Iran tidak akan bernegosiasi tentang program pertahanan ini … tidak akan ada pembicaraan tentang hal itu,” ujarnya.

Bahkan, Ali Jafari meremehkan presiden Prancis, Emmanuel Macron. “Ucapan Macron tentang program misil kami hanyalah karena ia masih muda dan tidak berpengalaman.”

Ia menanggapi pernyataan Presiden Emmanuel Macron pada awal bulan ini bahwa pemerintah Iran harus mengurangi keagresifannya di region serta harus menjelaskan strateginya tentang program misil balistiknya. (*/Pamungkas)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.