Sabtu, 28 November 2020

PM Saad Hariri: Libanon Lebih Penting

PM Saad Hariri: Libanon Lebih Penting

Saad al-Hariri who suspended his decision to resign as prime minister gestures to his supporters at his home in Beirut, Lebanon November 22, 2017. REUTERS/Jamal Saidi

Beirut, Swamedium.com — Perdana Menteri Saad Hariri mengatakan, Kamis (23/11), krisis politik di Libanon bulan ini merupakan “seruan kesadaran” bagi warga Libanon dengan berbagai perannya untuk mengutamakan kepentingan negara.

Saad menyinggung krisis politik yang dimulai sejak ia mengundurkan diri sebagai perdana menteri pada 4 November di Riyadh, Arab Saudi.

Sekembalinya ke Libanon pekan ini, ia mengabaikan putusan pengunduran dirinya itu, Rabu (22/11), sebagaimana permintaan Presiden Michel Aoun.

“Periode yang berlalu mungkin seperti seruan kesadaran bagi kita semua untuk mementingkan Libanon daripada permasalahan di antara kita,” seru Saad pada pertemuan tahunan perbankan Arab di ibu kota Libanon, Beirut, Kamis (23/11). “Permasalahan di antara kita memang penting, tetapi Libanon lebih penting.”

Saad menegaskan kembali perlunya Libanon bersikap politik luar negeri yang menghindari konflik regional.

“Tidak hanya dengan kata-kata saja, melainkan juga dengan tindakan nyata,” ungkap Saad.

Ia menyinggung Hizbullah, gerakan politik dan militer yang didukung oleh republik syi’ah Iran.

“Saya ingin menekankan bahwa … fokus utama kita ialah stabilitas, dan inilah yang akan kita upayakan,” ujarnya.

Pada Rabu (22/11), Saad mengatakan, putusannya menunda pengunduran dirinya akan mengarah kepada “suatu dialog yang bertanggung jawab … yang berurusan dengan isu-isu pemecahbelahan dan segala dampaknya bagi hubungan antara Libanon dengan saudara-saudara Arab yang lainnya.” (*/Pamungkas)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.