Minggu, 29 November 2020

Polisi Berhasil Ungkap Sindikat Narkoba Internasional Belanda-Indonesia

Polisi Berhasil Ungkap Sindikat Narkoba Internasional Belanda-Indonesia

Foto: Sebanyak 600.000 butir ektasi berhasil diamankan dari tangan keempat tersangka sindikat narkoba internasional Belanda-Indonesia. (Prayoga/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Tim gabungan Bea Cukai berhasil mengungkap sindikat peredaran narkoba jaringan Internasional Belanda-Indonesia. Sebanyak 600.000 butir ekstasi berhasil diamankan dari tangan keempat tersangka.

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komjen Ari Dono Sukmanto mengatakan, peredaran barang haram tersebut melibat 2 Narapidana yang ada lembaga pemasyarakatan (Lapas).

“Sindikat ini melibatkan jaringan yang ada di Lapas,” ujar Ari di Gedung Kementrian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Kamis (23/11).

Lebih lanjut Ari menjelaskan mengenai penangkapan yang dilakukan pihaknya, dimana pengungkapan bermula saat petugas menerima informasi adanya pengiriman ribuan pil ekstasi, kemudian petugas melakukan koordinasi dengan petugas BC di Bandara Internasional Soekarno Hatta.

“Kami berhasil menangkap tersangka Dadang Firmanzah dirumahnya Villa Mutiara Gading 2 Blok F Nomor 9 A RT007/016, KarangSatria, Tambun Utara, Cikarang, Bekasi Kabupaten, pada 8 November 2017,” ucapnya.

“Dari tangan tersangka, kami menyita barang bukti berupa 120 bungkus pil ekstasi berbagai warna yang tersimpan didalam kotak kayu berjumlah 600.000,” ucap Ari.

Kemudian pihaknya melakukan pengembangan dan dapati hasil bahwa barang haram tersebut dikendalikan oleh 2 Napi di LP Surakarta.

“Bernama Andan Anggara alias Aan Bin Suntoro dan napi bernama Sonny Sasmita alias Oben yang ada di LP Gunung Sindur,” ujarnya.,

Sebanyak 5000 pil ekstasi ditemukan dan kemudian dilakukan penangkapan lagi terhadap tersangka Randy Uliansyah di Lotte Mart Grand Pramuka City Jalan Jenderal Ahmad Yani Kav 49 Rawasari, Cempaka Putih.

“Kami kembali melakukan pengembangan, dan menemukan paket 20000 butir pil ekstasi dan menangkap tersangka Handayan Elkar Manik,” ucapnya.

Maka dari temuanya tersebut, Kemudian penyidik melakukan penjemputan terhadap 2 Napi tersebut. Dimana diketahui bahwa tersangka yang berada di dalam lapas tersebut adalah pengendali ribuan pil ekstasi tersebut.

dalam hal ini para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 junto Pasal 132 ayat 1 susbider Pasal 112 ayat 2 junto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang(UU) Nomor 35/2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman mati atau penjara 20 tahun. (Yog)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.