Senin, 30 November 2020

Uber Serahkan ‘Uang Tutup Mulut’ ke Pencuri 57 Juta Data Pelanggan

Uber Serahkan ‘Uang Tutup Mulut’ ke Pencuri 57 Juta Data Pelanggan

Foto : Ilustrasi notifikasi dari aplikasi Uber. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Setelah sempat tercuri sebanyak 57 juta data pelanggan Uber oleh perentas. Pihak Uber akhirnya membayar ‘uang tutup mulut’ kepada peretas yang mencuri data pelanggan dari bulan Oktober 2016.

Meski demikian, seperti yang dikutip dari Bloomberg, pihak Uber membuat kesepakatan atas dibayarkannya ‘uang tutup mulut’ tersebut, yakni sebesar 100.000 USD atau bila dirupiahkan sebesar 1,350,323,294 Rupiah. Kesepakatan tersebut yakni data-data tersebut harus dihapus.

Data pelanggan yang berhasil dicuri oleh perentas yakni nama, alamat email dan nomor telpon.

Perlu diketahui, selain 57 juta data pelanggan, perentas juga mencuri sebanyak 7 juta data pengemudi Uber dimana data tersebut berisi hal-hal yang sensitif seperti, 600,000 nomor SIM Amerika Serikat. Pihak Uber menklaim data seperti nomor kartu kredit tidak ikut dicuri oleh perentas. (*/rk)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.