Jumat, 27 November 2020

Indonesia Wajib Kembangkan Ekonomi Syariah Karena Empat Alasan Ini

Indonesia Wajib Kembangkan Ekonomi Syariah Karena Empat Alasan Ini

Foto. Sebagai negara mayoritas muslim, perkembangan ekonomi syariah di Indonesia dinilai lambar. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Sebagai negara yang berpenduduk mayoritas muslim, perekembangan perekonomian syariah di Indonesia terhitung lambat. Ada empat alasan yang membuat perekonomian syariah wajib diterapkan di negeri ini.

Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo, mengatakan, ada empat alasan kenapa Indonesia wajib mengembangkan perekonomian syariah. Pertama, Indonesia memiliki jumlah penduduk Muslim terbesar, sehingga transaksi ekonominya juga besar.

“Untuk belanja makanan halal saja, Indonesia terbesar di dunia. Nilainya mencapai US$1,2 triliun di 2015. Angka tersebut diproyeksikan naik menjadi US$2 triliun di 2021. Itu baru makanan, belum produk fesyen, obat-obatan, travel dan lain-lain,” kata Perry yang dirilis Inilah,com ,baru-baru ini.
Kedua, lanjut Perry, meski jumlah Muslim di Indonesia adalah yang terbesar, namun posisinya hanyalah sebagai konsumen. Sementara pelaku bisnis yang menikmati keuntungan adalah negara lain.

“Thailand mulai mengembangkan produk bumbu halal, Malaysia sektor keuangan, Jepang kembangkan industri halal, Australia kembangkan daging halal, Cina kembangkan fesyen. Tentunya hal ini bikin miris kita,” ungkap Perry.

Ketiga, kata Perry, majunya sektor ekonomi syariah bisa menopang kesejahteraan rakyat. Selain itu mampu mendorong laju perekonomian nasional. “Kenapa perekonomian kita hanya 5% karena perekonomian syariah belum digarap secara maksimal,” tuturnya.

Terakhir, kata Perry, perekonomian syariah di tanah air sangat tepat menyasar sektor industri keuangan. Saat ini, perbankan syariah di tanah air mulai tumbuh, sehingga layak untuk terus didorong. Tujuannya agar industri keuangan syariah di Indonesia bisa menyaingi negara lain.

Sementara itu, mantan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D Hadad mengatakan, jika ingin mengembangkan ekonomi syariah, Indonesia perlu fokus mengembangkan ekonomi syariah pada sektor tertentu, misalnya di finansial.

“Kita perlu fokus. Indonesia ingin membesarkan Islamic Economic sektor apa? Misalnya, Indonesia lebih tepat fokus menjadi finansial center of syariah. Ini menyangkut besarnya jumlah penduduk Muslim, besar pula transaksi ekonomi yang terjadi,” kata Muliaman. (*/maida)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.