Senin, 23 November 2020

Mohammed bin Salman: Ali Khamenei Merupakan Hitler Baru

Mohammed bin Salman: Ali Khamenei Merupakan Hitler Baru

Jakarta, Swamedium.com — Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman, menyebut pemimpin tertinggi Iran, Hitler baru di kawasan, dalam wawancara dengan New York Times yang rilis Kamis (23/11).

Perseteruan antara kerajaan Muslim Arab Saudi dan republik syi’ah Iran beserta sekutu masing-masing masih berlangsung dalam berbagai perang dan krisis di region.

Mohammed bin Salman berpendapat, ekspansi Iran pimpinan Ayatollah Ali Khamenei perlu dihadapi.

“Akan tetapi, kami belajar dari Eropa bahwa ketenteraman tidak berjalan. Kami tidak ingin Hitler baru di Iran mengulang apa yang terjadi di Eropa,” kutip NYT atas ucapan Mohammed bin Salman.

Ketegangan kedua negara meningkat pada bulan ini ketika perdana menteri Libanon, Saad Hariri, mengundurkan diri di Riyadh. Ia menyinggung pengaruh Iran terhadap Hizbullah di Libanon, dan mengungkapkan kekhawatiran atas nyawanya yang terancam.

Kerajaan Arab Saudi melancarkan serangan udara ke Yaman untuk memerangi pemberontak syi’ah Hutsi yang didukung oleh Iran. Sekitar 10.000 warga Yaman tewas.

Mohammed bin Salman mengatakan kepada NYT bahwa sejauh ini sekutunya menguasai 85 persen wilayah Yaman.

Akan tetapi, pemberontak syi’ah Hutsi masih menguasai kota-kota utama Yaman.

Sementara itu, pemberontak syi’ah Hutsi pun meluncurkan misil balistik ke Riyadh. Kerajaan Arab Saudi menuding Iran berada di balik serangan misil itu. (Pamungkas)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.