Minggu, 29 November 2020

Front Santri Indonesia Ajak Umat Islam Putihkan Jakarta 2 Desember 2017

Front Santri Indonesia Ajak Umat Islam Putihkan Jakarta 2 Desember 2017

Foto: Front Santri Indonesia ajak umat Islam putihkan Jakarta 2 Desember 2017. (Facebook)

Jakarta, Swamedium.com – Habib Muhammad Hanif bin Abdurrahman Alatas pimpinan Front Santri Indonesia (FSI) baru saja memberikan tausiyah pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Ke-7 Sayyidil Walid Al Habib Syech Bin Ali Al jufri di SMPIT Al khairaat Condet Batu Ampar Kramat Jati Jakarta Timur.

Dalam Maulidoh Hasanahnya, Habib Hanif menyampaikan bahwa Rasulullah SAW bersabda bahwa umat Islam menikahlah dan perbanyaklah jumlahnya karena Rasulullah SAW akan membanggakan umatnya.

Habib Hanif menyatakan bahwa Rasulullah SAW selalu mendoakan umat Islam setiap Sholat, dalam setiap waktu Rasulullah SAW selalu mendoakan kita. Itulah betapa mulianya baginda Nabi kita.

Rasulullah SAW menyuruh kita Sholat, puasa, zakat, dan memegang teguh syariat semuanya semata demi untuk menyelamatkan kita dari api neraka.

Imam Malik menyatakan bahwa dosa Riba’ itu sangat besar, bahkan lebih besar dari dosa mabuk. Karena itu Riba’ juga harus kita hindari, karena tak sesuai tuntunan syariat.

Habib Hanif menyatakan bahwa Islam itu tak cuma bicara soal menikah, Riba’ dan lain-lain, tapi juga mengatur soal politik. Politisasi Islam itu harus kita hindari tetapi umat Islam harus melek politik agar tidak dibodohi.

Politisasi Islam contohnya adalah ada partai berlambang Ka’bah, tetapi justru dukung pemimpin kafir. Juga Pondok Pesantren dengan jumlah santri ribuan tetapi malah menyambut politisi kafir dengan Hadroh. Inilah yang harus kita hindari karena ini adalah bentuk politisasi Islam.

Karena itu kita harus berpolitik sesuai tuntunan Allah SWT, sesuai aturan syariat Islam. Politik itu penting terbukti terkadang dengan kekuasaan atau keputusan politik barulah kita bisa mencegah kemunkaran.

Contohnya Alexis, yang merupakan sarang pelacuran besar yang sangat sulit ditutup, tetapi alhamdulillah oleh Gubernur Muslim telah ditutup cukup dengan selembar kertas, makanya itulah pentingnya kita memilih pemimpin yang sesuai syariat Islam.

Imam Ghozali menyatakan kenapa penguasa bisa rusak? Itu karena ulama su’. Celakalah ulama-ulama su’, yaitu mereka yang menjadikan ilmunya Rasulullah sebagai barang dagangan yang dijual kepada pejabat-pejabat, sehingga fatwa yang mereka keluarkan sesuai syahwat pemerintah.

Sedangkan kalau ulamanya istiqomah, maka penguasa tak akan rusak karena mereka takut ditegur oleh para ulama.

Habib Hanif menyatakan bahwa satu tahun yang lalu kita menyaksikan betapa kuatnya persatuan umat Islam sehingga membuat takut musuh-musuh Islam, yaitu 7 juta lebih umat Islam hadir dalam Aksi Bela Islam 2 Desember 2016.

Itulah Hari Persatuan Umat Islam dimana jutaan umat Islam dari segala ormas dan aliran Islam semua hadir untuk satu tujuan. Insya Allah pada 2 Desember 2017 nanti umat Islam akan kembali putihkan Monas.

Memang begitu banyak halangan untuk persatuan umat Islam dan publikasi acara 2 Desember 2017 nanti termasuk media-media pro Islam banyak yang diblokir, tetapi tetap saja bila Islam bersatu, tak bisa dikalahkan!

“Mari 2 Desember 2017 kita putihkan Jakarta”, demikian ajakan Habib Hanif. Dan sebelum menutup ceramahnya Habib Hanif mengajak umat Islam menyanyikan mars lagu Aksi Bela Islam bersama-sama dan disambut sangat antusias oleh ribuan jama’ah yang hadir.

Allahu Akbar!

Sumber: Facebook Kivlan Zein Fans

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.