Rabu, 02 Desember 2020

Polresta Pekanbaru Tetapkan 2 Napi yang Kabur sebagai DPO

Polresta Pekanbaru Tetapkan 2 Napi yang Kabur sebagai DPO

Foto : Kapolresta Pekanbaru dan salah satu napi yang kabur, Satriandi beberapa waktu lalu. (Hasbullah/jurnalis warga/swamedium)

Pekanbaru, Swamedium.com – Polresta Pekanbaru resmi menetapkan dua orang narapidana yang kabur dari lapas kelas II A Pekanbaru, Rabu (22/11) lalu ke dalam Daftar Pencarian Orang ( DPO).

Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto. Ia menyebutkan bahwa Satriandi dan Nugroho resmi menyandang status DPO.

“Hari ini kita terbitkan surat DPO nya,” katanya, Jumat (24/11).

Lebih lanjut, Kapolresta juga menyatakan sudah berkoordinasi dengan Polda-polda lainnya, termasuk juga polda yang berada di perbatasan Provinsi Riau.

Mengenai kepemilikan senjata api oleh napi tersebut, Susanto menjelaskan bahwa senjata api tersebut bukan milik sipir karena berjenis Revolver warna silver.

“Diduga, pistol jenis revolver itu dibawa masuk oleh orang yang datang ketika membesuknya sebelum kabur,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, dua orang narapidana melarikan diri dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Pekanbaru, Rabu (22/11) sore sekitar pukul 16.40 WiB. Diduga pelarian ini sudah direncanakan, pasalnya dalam pelariannya, pelaku mengancam petugas lapas dengan menodongkan senjata api.

Diceritakan Kapolresta Pekanbaru, Pol Susanto, tahanan awalnya izin untuk mengambil kiriman, namun ternyata pelaku malah keluar lapas dan menodongkan senjata api kepada petugas yang berjaga, dan di luar sudah menanti mobil merk X-Trail yang selanjutnya membawa pelaku.

“Ada dua tahanan lapas bernama Satriandi kasus pembunuhan dan Nugroho, diduga mereka sudah merencanakan pelarian ini,” lanjutnya.

Dikatakan ketua lapas, Yulius Sahruza, Satriadi melarikan diri dengan kondisi pincang dan di papah oleh Nugroho, aksi ini ini tidak sempat terekam karena cctv dalam keadaan rusak.

“Tapi kita punya data rekaman siapa saja yang membesuknya, ” ujar Yulius. (Hasbullah/jurnalis warga)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.