Jumat, 27 November 2020

Ini Kesalahan Gunakan Medsos yang Bisa Hancurkan Karir

Ini Kesalahan Gunakan Medsos yang Bisa Hancurkan Karir

Foto. Ilustrasi facebook. (ist)

Jakarta, Swamedium. Com – Penggunaan media sosial (medsos) sudah melekat dalam kehidupan masyarakat di Zaman Now. Banyak orang menjadikan medsos sebagai tempat untuk ‘pamer’ hingga mencurahkan isi hatinya. Padahal tidak bijak dalam bermedsos, karir hingga kehidupan pribadi Anda bisa hancur.

Hampir semua masyarakat di dunia saat ini menggunakan media sosial, seperti facebook, instagram, twitter, dan lainnya untuk bersosialisasi hingga berbisnis. Ini fenomena yang sudah menjadi tren dunia.

Kehadiran media sosial memang membantu seseorang untuk berkomunikasi, apalagi mereka yang jaraknya sangat jauh. Namun hadirnya media sosial juga dapat menimbulkan kerugian bagi diri sendiri jika tidak pandai mengendalikan diri.

Sebagaimana dirilis oleh Okezone, salah satu kerugian yang ditimbulkan oleh media sosial adalah hancurnya karir. Mengapa bisa demikian? Karena banyak orang yang menjadikan media sosial sebagai tempat untuk mencurahkan isi hatinya.

Berikut ini adalah kesalahan yang sering dilakukan di media sosial yang dapat menghancurkan karir.

Menyebarkan Gosip Tidak Baik Terkait Perusahaan

Menyebarkan gosip termasuk sikap negatif yang langsung merusak citra diri Anda. Apalagi gosip yang disebarkan tidak benar kenyataannya. Ketika mendengar sesuatu yang tidak baik tentang perusahaan tempat Anda bekerja, sebaiknya mencari kebenarannya terlebih dahulu. Bisa dengan bertanya dengan rekan kerja, atau malah langsung bertanya kepada si bos. Bukan langsung menyebarkannya di sosial media. Jika Anda ketahuan menyebarkan hal tidak benar terkait perusahaan, jangan heran jika perusahaan akan memecat.

Terlalu Banyak Komplain tentang Perusahaan

Setiap orang memiliki masalah sendiri terkait pekerjaan yang dilakukannya, terutama jika berkaitan dengan deadline tugas. Deadlineyang terlalu cepat memang membuat mood rusak, apalagi jika tugas yang harus diselesaikan bukan main banyaknya. Namun, alangkah baiknya jika Anda mengerjakannya sedikit demi sedikit, toh tugas tersebut akan selesai bila Anda mencicilnya mulai dari sekarang. Bukan malah banyak komplain terkait deadline dan tugas yang diberikan. Jika perusahaan mengetahui ini, kemungkinan besar pimpinan perusahaan akan memberikan surat peringatan.

Suka Posting yang Tidak Jelas

Media sosial memang diperuntukan bagi Anda untuk dapat berkomunikasi, membagikan cerita, dan pengalaman di dalam hidup. Namun bukan berarti Anda dapat me-posting atau membagikan semua cerita di media sosial tersebut. Apalagi jika yang dibagikan ada hubungannya dengan perusahaan tempat Anda bekerja.

Saat me-posting sesuatu, perhatikan lebih dulu apa isi dari postingan tersebut. Apakah akan merusak citra perusahaan atau tidak. Jika suatu saat Anda mendapatkan link, video, atau kabar apapun yang belum pasti kebenarannya, jangan asal posting. Apalagi jika sampai isi yang Anda posting itu tidak benar. Selain merugikan diri sendiri, si bos juga akan menganggap Anda ceroboh dan terlalu mudah dipengaruhi oleh media sosial.

Menyebarkan Data Pribadi di Media Sosial

Data pribadi hanya untuk konsumsi pribadi dan kepentingan untuk bekerja. Bukan malah jadi konsumsi umum dan diketahui oleh khalayak banyak. Karyawan sering gegabah dalam hal ini. Anda seringkali me-posting informasi terkait dengan data diri sendiri di media sosial. Apabila melakukan hal ini terus-menerus, itu berarti sama saja Anda menyebarkan rahasia sendiri yang nantinya akan merugikan diri sendiri. Jika ada orang yang bermaksud jahat, orang tersebut bisa saja membobol semua data diri Anda dan memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi.

Membandingkan Perusahaan Tempatmu Bekerja dengan Perusahaan Lain

Membanding-bandingkan sesuatu memang baik, apalagi ketika Anda ingin membeli sesuatu. Namun membandingkan antara perusahaan tempat Anda bekerja dengan perusahaan lain itu tidak baik. Apalagi jika lebih memuji perusahaan lain ketimbang perusahaan sendiri. Jika ini diketahui oleh rekan kerjamu di kantor, bisa saja rekanmu memberitahukannya kepada si bos. Kalau sudah begini, Anda akan mendapat surat peringatan dan dinilai memiliki loyalitas yang rendah di perusahaan tersebut.

Selalu Curhat

Setiap orang memiliki haknya sendiri, termasuk dalam menggunakan media sosial. Ia boleh menyebarkan apapun, namun tidak untuk curhat-curhatan yang tidak penting. Misalnya, menulis status kalau sedang masuk kerja, pulang kerja, makan siang, lagi rapat di kantor, bahkan deadline tugas yang menumpuk. Ingat, tidak semua kegiatan yang dilakukan harus di-posting di sosial media. Namun, pilihlah curhatan apa yang sebaiknya Anda posting. Kalau selalu curhat di sosial media, si Bos akan mengira Anda tidak friendless alias tidak punya teman untuk berbagi cerita.

Gunakan Media Sosial Sebijak Mungkin

Sosial media dirancang untuk hal-hal positif, bukan hal-hal negatif yang akan merusak karier Anda. Bijaklah dalam menggunakan media sosial dan bangunlah image yang baik tentang diri sendiri dan perusahaan. (*/maida)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.