Senin, 23 November 2020

KH Zaitun Rasmin: Mari Tetap Bersatu, Meski Berbeda

KH Zaitun Rasmin: Mari Tetap Bersatu, Meski Berbeda

Foto: Pimpinan Wahdah Islamiyah KH Zaitun Rasmin. (Forjim)

Denpasar, Swamedium.com – Wahdah Islamiyah Bali menggelar tabligh akbar bertajuk “Menjalin Persatuan dalam Perbedaan”, Ahad (26/11) yang bertempat di Masjid Baitul Makmur, Denpasar, Bali. Pimpinan Wahdah Islamiyah, KH
Zaitun Rasmin menegaskan bahwa persaudaraan dan persatuan adalah bagian dari iman.

“Salah satu cara kita menjaga iman adalah dengan memelihara persaudaraan dan persatuan,” kata KH Zaitun.

Wasekjen MUI Pusat ini menyatakan, banyak alasan mengapa masyarakat Indonesia mesti bersatu. Menurut dia, jika umat Islam yang notabener mayoritas di Indonesia terpisah-pisah maka masyarakat Indonedia pun akan menjadi lemah, sebaliknya jika umat Islam bersatu maka Indonesia akan menjadi kuat.

“Begitulah sifat iman,” tukas KH Zaitun.

Selain itu, menurut KH Zaitun, perbedaan yang ada tidak boleh menjadi penghalang untuk saling bersaudara dan bersatu.

“Kita adalah umat yang telah Allah tetapkan sebagai saudara, sepanjang kita beragama Islam. Meskipun berbeda mazhab, organisasi, suku, warna kulit, bahasa, dan lain lain,” tutur dia.

Menurut Ketua Ulama dan Dai Asia Tenggara ini, iman akan melahirkan persaudaraan, dan persaudaraan akan menghasilkan kekuatan jika sesama muslim saling menolong.

“Dengan iman yang ada pada setiap mukmin, akan mendorong satu sama lain saling menasihati dan saling menolong,” kata dia.

Dalam hal menolong orang lain, sambung KH Zaitun, tidak hanya menolong ketika ada yang terzhalimi, tapi juga harus menolong orang yang menzhalimi. Caranya, dengan menasihatinya agar berhenti dari kezhaliman tersebut.

“Dalam hal menjaga keharmonisan persaudaraan ini, kita memerlukan ketegasan agar kezhaliman tidak berlanjut,” tukas dia.

Sekali lagi, menurut KH Zaitun, tujuan utamanya adalah untuk menghentikan kezhaliman. Bukan untuk menyakiti sesama saudara.

Kajian tersebut berlangsung khidmat hingga akhir dengan jumlah jamaah yang membeludak. Masjid Baitul Makmur ini terkenal dengan jamaah shalat subuhnya terbanyak hingga lebih dari 1000 orang jamaah setiap harinya. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.