Selasa, 24 November 2020

Pemprov Aceh Dikabarkan akan Setop Bank Konvensional Beroperasi

Pemprov Aceh Dikabarkan akan Setop Bank Konvensional Beroperasi

Foto. Pemprov. Aceh hanya akan ijinkan bank syariah yang beroperasi di bumi Aceh. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh akan menghentikan kegiatan operasi bank konvensional, dan hanya memperbolehkan bank syariah yang beroperasi di bumi Serambi Mekah. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai, rencana Pemprov. Aceh itu tidak akan menganggu layanan perbankan.

Seperti diketahui, Pemprov. Aceh mengesahkan peraturan daerah (perda) atau yang kerap disebut qanun, yaitu Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayah dan Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2016 tentang Sistem Jaminan Produk Halal. Implementasi dari perda tersebut, bank konvensional dihapuskan karena produknya tidak halal.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso meminta, masyarakat tidak perlu khawatir layanan perbankan di Provinsi Aceh bakal terganggu jika operasional bank konvensional dihentikan.

“Masyarakat tidak usah khawatir, layanan perbankan itu bisa diperoleh di mana saja tanpa terkendala oleh restriksi kawasan,” ujar Wimboh di Jakarta, akhir pekan, yang dirilis CNNindonesia.

Keyakinan Wimboh muncul sebab kemajuan teknologi memungkinkan transaksi layanan perbankan bisa dilakukan dari manapun melalui berbagai aplikasi, tanpa harus datang ke kantor fisik. Misalnya melalui aplikasi di telepon genggam maupun layanan internet.

“Meskipun tidak harus pergi dari Indonesia, kita kan bisa mendapatkan jasa perbankan dari luar negeri dengan melalui jalur-jalur elektronik,” ujarnya.

Wimboh sendiri mengaku belum mengetahui detil rencana tersebut, mengingat pihaknya belum menerima permohonan resmi dari Pemprov Aceh

Menurut OJK, rencana Pemprov Aceh yang ingin menghentikan operasional bank konvensional dan mengganti seluruhnya dengan bank syariah bisa saja diterapkan asal masyarakat setempat menerima kebijakan tersebut. (*/maida)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.