Senin, 23 November 2020

Jelang Pilkada Serentak, Polisi Intens Patroli di Medsos

Jelang Pilkada Serentak, Polisi Intens Patroli di Medsos

Foto: Kadiv. Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto. (Prayoga/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Mendekati Pilkada Serentak tahun 2018 mendatang, pihak kepolisian berencana melakukan. Patroli terhadap media sosial yang melakukan ujaran kebencian serta menyinggung Isu Suku, Agama,Ras dan Antar Golongan (SARA).

Salah satu medsos yang akan diperhatikan lebih adalah Facebook dimana pengguna medsos ini jumlahnya di Indonesia mencapai puluhan Juta.

“Pengguna Facebook itu paling banyak, kedua adalah pengguna Instagram, baru ketiga Twitter. nah yang paling banyak di Facebook (isu SARA),” kata Setyo usai FGD ‘Kesiapan Pilkada Serentak 2018’ di Jakarta Selatan, Senin (27/11/2017).

Setyo menjelaskan, oknum tak bertanggung jawab kerap menggunakan fake account atau akun palsu dalam menyebarkan isu SARA, yang kerap meresahkan masyarakat. Salah satunya, dikatakan Setyo, kasus yang terjadi di Sumatera Utara (Sumut).

Beberapa waktu lalu, polisi mengungkap kasus penghinaan di medsos terhadap Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang dilakukan oleh Muhammad Farhan Balatif (18) alias Ringgo Abdullah.

“Karena Facebook ini yang kita temukan di Medan, ada yang sampai tiga layer. dia menggunakan akun orang lain, kedua juga akun orang lain yang ketiga baru akunnya dia sendiri. ini seorang anak SMK informatika, ini pinter tapi keblinger,” papar Setyo.

Oleh sebab itu, Setyo mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyalahgunakan medsos dalam penggunaaannya. Mengingat, polisi telah melakukan patrolis Siber selama 24 jam di dunia maya.

“Jadi yakinkah bahwa kami dari polri insyallah siap untuk melakukan patroli siber dan kepada masyarakat jangan nyoba-nyoba, nanti kalau sudah ketangkap baru nangis, seperti yang di Medan,” ujar Setyo. (*/dng)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.