Senin, 23 November 2020

Dibawa ke Kejari Jaktim, Jonru: Saya Dizalimi

Dibawa ke Kejari Jaktim, Jonru: Saya Dizalimi

Foto: Jonru saat dibawa Penyidik Polda ke Kejari Jaktim (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Tersangka kasus ujaran kebencian Jon Riah Ukur (Jonru) dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. Jonru dibawa penyidik setelah berkasnya dinyatakan lengkap oleh kejaksaan.

Sebelum dibawa ke Kejari Jaktim, Jonru sempat melakukan cek medis di Bidokes Polda Metro Jaya. Dengan tangan terborgol dirinya dikawal beberapa aggota polisi.

“Saya dizalimi. Tahu lah siapa yang berbuat zalim,” ucapnya singkat kepada wartawan.

Dirinya juga menegaskan siap untuk menjalani proses persidangan. “Insya Allah Siap,” tegasnya.

Diketahui Jonru ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polda Metro Jaya sejak 30 September 2017. Ia dilaporkan sebulan sebelumnya oleh Muannas Al Aidid atas unggahannya di media sosial.

Jonru dijerat dengan Pasal 28 Ayat 2 jo Pasal 45 Ayat 2 Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dalam pasal tersebut ancaman hukuman maksimalnya 6 tahun penjara. Jonru juga diduga melanggar Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. Dalam UU ini ancaman hukuman maksimalnya 5 tahun penjara.

Tidak hanya itu, polisi juga menjerat Jonru dengan Pasal 156 KUHP tentang Penghinaan terhadap Suatu Golongan Tertentu dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. (*/Dng)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.