Senin, 23 November 2020

Industri Pengguna Robot Meningkat, Menperin: Tak Ganggu Lapangan Kerja

Industri Pengguna Robot Meningkat, Menperin: Tak Ganggu Lapangan Kerja

Foto: Penggunaan robot untuk industri kian meningkat. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Perkembangan industri yang mengandalkan robot atau disebut industri 4.0 bisa mengancam ketersediaan lapangan kerja bagi manusia. Namun pemerintah optimistis kehadiran robot di industri tidak menciutkan pekerjaan justru bakal membawa peningkatan produktivitas.

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menegaskan, penggunaan robot di industri tak perlu dikhawatirkan akan mengurangi pekerjaan. Sebab, tidak semua pekerjaan bisa dikerjakan oleh robot.
Menurut dia, industri 4.0 di masing-masing negara memiliki konsep yang berbeda. Meski semua sudah menggunakan teknologi, tapi konsep industri 4.0 tidak menghilangkan 100% pekerjan.

“Saya ke Surabaya lihat industri mamin, Garuda Food. Mulai dari topping cokelat hingga proses lainnya tidak ada human. Itu operasi sudah bisa melalui laptop. Tapi saya minta ujungnya atau dalam proses pemasangan label tidak dilepas. Jadi industri four points zero ala Indonesia,”tuturnya yang dirilis Okezone.

Diakuinya, industri 4.0 ini memang terus berkembang di Indonesia. Bahkan penggunaannya tidak hanya di industri otomotif dan makanan, namun sudah merambah di industri mainan anak yang banyak diproduksi menjelang Natal. Industri penghasil mainan, seperti Mattel dan boneka Berbie 60% produksinya di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Dalam kesempatan berbeda, Airlangga juga menyatakan bahwa kemajuan teknologi justru bisa semakin memajukan usaha.

“Ada perbaikan ekonomi di 2018, bahkan negara lain sudah merevisi target pertumbuhan menjadi lebih tinggi, karena penggerak ekonomi ke depan itu industri berbasis elektronik, ‘internet hosting’,” katanya saat dialog Nasional di Kediri, Jawa Timur pekan lalu.

Dia mengatakan, pada awal kehadiran komputer, banyak yang menyangka akan mengurangi tenaga kerja. Tapi kenyataannya justru menambah pekerjaan dan meningkatkan produktivitas. “Kita tidak perlu takut terhadap era pengembangan teknologi industri,” ujarnya. (*/maida)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.