Sabtu, 28 November 2020

Cuaca Ekstrem, Yogyakarta Dilanda Banjir

Cuaca Ekstrem, Yogyakarta Dilanda Banjir

BMKG Yogyakarta mengeluarkan maklumat cuaca ekstrem pada 28--30 November 2017. Warga diminta waspada. (ist.)

Yogyakarta, Swamedium.com- Hampir sebagian besar wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dilanda hujan. Di beberapa tempat sudah terjadi musibah banjir dan tanah longsor.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY mencatat saat ini rata-rata hujan di DIY sudah di atas 100 milimeter per hari.

Kepala Kelompok Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Yogyakarta, Djoko Budiyono, mengatakan dengan angka tersebut, saat ini apa yang terjadi di DIY sudah termasuk ekstrem.

“(100 mm) itu harian. Saat ini, untuk harian memang tergolong ekstrem,” katanya seperti dikutip Tribunjogja.com, Selasa (28/11).

Disebutkan, kondisi ini akibat adanya badai Cempaka di perairan selatan Yogyakarta. Badai Cempaka yang ada di perairan Selatan Jawa, bergerak ke arah timur dan mengakibatkan belokan angin dan meningkatkan pertumbuhan awan hujan di atas DIY.

Sementara itu, aliran masa udara basah dari barat menyebabkan kondisi udara di sekitar Jawa dan DIY menjadi sangat tidak stabil.

Akibat dari interaksi kedua fenomena tersebut berdampak terhadap kondisi cuaca di wilayah DIY, berupa potensi hujan sedang hingga sangat lebat di sebagian besar Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta, sebagian besar Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Bantul bagian selatan, dan sebagian besar Kabupaten Gunung Kidul.

Saat ini BMKG Yogyakarta telah mengeluarkan peringatan dini cuaca yang berlaku mulai 28 November 2017 hingga 30 November 2017. Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap bencana banjir dan longsor. (*/d)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.