Jumat, 27 November 2020

Dinilai Merusak Moral, Mahasiwa Demo Tolak DWP 2017

Dinilai Merusak Moral, Mahasiwa Demo Tolak DWP 2017

Foto: Dianggap merusak moral, mahasiwa menggelar unjukrasa menolak Djakarta Warehouse Project 2017. Mereka meminta Pemprov DKI membatalkan acara tersebut. (Bili/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Bangsa (GMPPB) menggelar aksi demonstrasi menolak penyelenggaraan Djakarta Warehouse Project (DWP) di depan Balai Kota, Jakarta, Rabu (29/11).

Dalam orasinya, demonstran menilai DWP merupakan acara musik yang merusak moral pemuda dan generasi penerus bangsa.

“Kegiatan berjoget ditambah minuman beralkohol dengan diiringi Disc Jokey (DJ) jelas mengikis adat ketimuran dan adab bangsa Indonesia,” seru Koordinator Lapangan, Putra diatas mobil komando.

Untuk itu, dalam tuntutannya demonstran meminta Pemprov DKI Jakarta menolak penyelenggaraan DWP 2017.

“Gubernur DKI Jakarta memiliki kekuasaan penuh di wilayahnya, kita mendukung penuh ketika Gubernur DKI berani mengambil sikap,” tegasnya.

“Apabila tetap memberikan izin maka kami akan menyerukan bahwa Pemprov DKI dan Kepolisian telah mendukung acara yang merusak moral pemuda,” tandasnya.

Perlu diketahui, DWP akan diselenggarakan pada 15-16 Desember 2017 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta dengan harga tiket berkisar Rp 1,2 juta hingga 6 juta. Adapun bintang tamu yang akan mengisi acara diantaranya Cyberjapan, Marshmellow, Jade Rasif, RayRay, Moe dan Patricia Sculdtz. (Bil)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.