Senin, 23 November 2020

Akhir 2017, Nusagaz Ramaikan Bisnis Elpiji di Indonesia

Akhir 2017, Nusagaz Ramaikan Bisnis Elpiji di Indonesia

Foto: Tabung gas elpiji Nusagaz produksi Vivo Energy Indonesia. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Bisnis elpiji atau Liquefied Petroleum Gas (LPG) di Indonesia akan kedatangan pendatang baru. PT Sierra Nusa Gas yang merupakan perusahaan afiliasi PT Vivo Energy Indonesia siap meluncurkan produk baru elpiji bernama Nusagaz.

Corporate Communication Vivo Energy Indonesia Maldi Al-Jufrie mengatakan Sierra nantinya akan menjual elpiji jenis 4,5 kilogram (kg), 8 kg, 15 kg dan 60 kg.

“Sebelum akhir tahun akan diluncurkan,” kata dia di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Meski akan diluncurkan akhir tahun 2017, penjualan tabung gas ke konsumen akan dilakukan sebelum triwulan I tahun 2018 atau 31 Maret 2018. Ini karena masih menungggu kesiapan perizinan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Untuk tahap awal penjualan akan dilakukan di Jawa bagian Timur. Sistem penjualan akan melalui sistem toko ke toko.

Adapun harga elpiji per tabung untuk 4,5 kg sampai ke konsumen akhir mencapai Rp 25.500. Kemudian 8 kg Rp 56.000. Untuk 15 kg mencapai Rp 110 ribu dan 69 kg harganya Rp 460 ribu.

“Itu harga di luar tabung. Konsepnya kami tidak memberatkan masyarakat,” ujar Maldi.

Menurut Maldi, produk Nusagas ini memiliki spesifikasi elpiji, 80% propane dan 20% butane. Sedangkan elpiji yang ada saat ini komposisi propane sebesar 42% dan butane 58%.

Dengan komposisi tersebut, Maldi mengklaim kualitas elpiji bisa lebih bagus.

“Kami sudah tes di Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi (Lemigas). Kalau di kipas tidak mati,” ujar Maldi. (*/ls)

Sumber: Katadata

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.