Sabtu, 28 November 2020

Kongres Nasional Alumni 212, Jabar Ingin Tingkatkan Kualitas Umat

Kongres Nasional Alumni 212, Jabar Ingin Tingkatkan Kualitas Umat

Foto : Ustadz Asep Syaripudin saat menghadiri tabligh akbar di Garut (Nael / Swamedium)

Bandung, Swamedium.com – Berkumpulnya umat islam dalam giat aksi damai 212 dengan jumlah massa jutaan orang, adalah momentum baik, dan itu harus terus dijaga untuk kebangkitan umat. Oleh karena itulah, Kongres Nasional Alumni 212 digelar di Aula Wisma Persaudaraan Haji Indonesia, Jl Cempaka Putih Tengah, Jakarta, Kamis (30/11), pukul 19.00 WIB.

“Prinsipnya kalau umat bersatu, umat menjalin ukuwah islamiyah dengan baik, maka akan memunculkan kekuatan. Kalau kekuatan sudah ada insya Allah izzul islaam wal muslimiin akan tegak,” kata Ketua API Jabar Ustadz Asep Syarifuddin, saat dihubungi via telepon, Kamis (30/11).

Kongres Nasional Pertama Alumni 212 yang akan berlangsung di Aula Wisma PHI Jl Cempaka Putih Tengah, Jakarta, Jumat pukul 19.00 WIB akan diikuti sedikitnya 500 pimpinan elemen umat islam.

Delegasi Jabar, kata Ustadz Asep mendapat kuota 30 orang. Dan rencananya semua pimpinan elemen umat Islam Jabar akan hadir seperti dari unsur API, Pejuang Subuh, ICMI dan lain sebagainya.

“Kalau bahasa kita, dengan kongres 212 dan reuni 212, kita harapkan Ukhuwah Islamiyah dapat lebih kokoh, kebangkitan umat akan terjadi, kemudian kepemimpinan ulama akan semakin terkonsolidasikan demi kemaslahatan bangsa dan negara,” katanya.

Ditanya konsep seperti apa yang akan diusulkan Jawa Barat dalam kongres nanti agar izzul islaam wal muslimiin bisa terwujud, dengan tegas dikatakan, meningkatkan kualitas umat disemua sektor kehidupan.

“Indonesia ini kan luas, ada 34 provinsi di dalamnya, kalau dari kita, kita ingin meningkatkan kualitas umat,” katanya.

Hal itu dikatakan Ustadz Asep, karena dia mengibaratkan Indonesia itu adalah kapal besar yang tengah bersandar di samudra yang sangat luas. Supaya kapal bisa sampai tujuan, maka kapal jangan sampai bocor.

“Kebocoran itu biasanya berasal dari bangsa sendiri, dan itu yang harus kita awasi,” katanya. (Ris)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.