Minggu, 29 November 2020

Siklon Cempaka Hilang, Waspadai Datangnya Siklon Badai Dahlia

Siklon Cempaka Hilang, Waspadai Datangnya Siklon Badai Dahlia

Foto: Pergerakan siklon tropis cempaka (ist)

Bengkulu, Swamedium.com – Petugas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bengkulu mengimbau warga di pesisir Pantai Barat Sumatera, termasuk Bengkulu, agar mewaspadai dampak Siklon (Badai) Dahlia yang berpotensi melanda wilayah tersebut.

“Kami mengingatkan warga untuk mewaspadai Badai Dahlia yang berpusat di perairan barat Bengkulu,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Bengkulu Sudiyanto, seperti dilansir antara Kamis (30/11).

Ia menerangkan, Siklon Dahlia akan menyebabkan hujan berkepanjangan, angin kencang, dan gelombang tinggi di perairan Bengkulu. Cuaca ekstrem berupa curah hujan tinggi dan ketinggian gelombang mencapai 4 meter itu berpotensi terjadi hingga 4 Desember.

“Masyarakat perlu mewaspadai dampak hujan berkepanjangan ini yaitu banjir dan longsor,” ucap Sudiyanto.

Dia menambahkan, dampak Siklon Dahlia sama dengan dampak Siklon Cempaka, namu pusatnya berbeda. Siklon Dahlia berada di wilayah barat Bengkulu dan berdampak hingga Lampung, Banten, dan sebagian Jawa Barat; sedangkan Siklon Cempaka berpusat di Jawa.

Ia pun mengimbau para nelayan dan warga yang beraktivitas di perairan Bengkulu untuk mewaspadai dampak Siklon Dahlia yang membuat ketinggian gelombang di atas normal. “Khususnya bagi nelayan dan jasa pelayaran perlu mewaspadai dampak Siklon Dahlia,” ucap dia.

Siklon tropis sendiri merupakan badai dengan kekuatan besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 kilometer. Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan air laut hangat, lebih dari 26,5 derajat Celsius.

Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 kilometer per jam. Masa hidup suatu siklon tropis rata-rata 3 hingga 18 hari. Dikarenakan energi siklon tropis didapat dari lautan hangat, maka akan melemah atau punah ketika bergerak dan memasuki wilayah perairan yang dingin atau memasuki daratan. (*/dng)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.