Sabtu, 28 November 2020

Waspada, Kumparan Badai Dahlia Bergerak ke Arah Barat Daya Jakarta

Waspada, Kumparan Badai Dahlia Bergerak ke Arah Barat Daya Jakarta

Foto: Citra satelit produk Himawari di laman satelit.bmkg.go.id, memperlihatkan pergerakan badai Dahlia. (ACT)

Jakarta,  Swamedium.com – Menyimak pembaruan citra satelit produk Himawari di laman satelit.bmkg.go.id, rupanya pergerakan badai Dahlia bisa terekam jelas. Kamis (30/11), pusaran badai atau siklon tropis baru yang diberi nama Dahlia diperkirakan mengarah tepat ke bagian Barat Daya Jakarta.

Informasi ini pun dibenarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Paparan BMKG, wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya bakal diguyur hujan lebat serta angin kencang sepanjang siang sampai sore, Kamis (30/11).

Tangkapan gambar yang diproduksi satelit Himawari menunjukkan, kumparan badai Dahlia kini sedang berada persis di Barat Daya Pulau Jawa. “Siklon tropis DAHLIA, posisi pada hari ini jam 07.00 WIB berada di perairan Samudera Hindia Barat Daya Jakarta (475 km Barat Daya Jakarta) dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 km/jam. Bergerak ke arah Tenggara dengan kecepatan gerak 13 km/jam,” tulis BMKG dalam kicauan akun Twitter resminya.

Dari gambar satelit yang ditangkap pukul 09.10 UTC atau 16.20 WIB, besaran kumparan Badai Dahlia bergerak memutar. Pinggiran kumparan badai bahkan sudah berada di sisi daratan selatan Jawa Barat.

BMKG mengingatkan, dengan pergerakan badai Dahlia yang mendekat ke Barat Daya Pulau Jawa, imbasnya akan mengarah langsung ke sebagian besar wilayah Jakarta dan Jawa Barat. Hampir serupa dengan impak Badai Cempaka di Yogyakarta, juga Pacitan di awal pekan ini, Badai Dahlia pun diprediksi bakal membawahujan dengan intensitas sedang sampai lebat, bahkan sangat lebat. Ditambah lagi dengan potensi angin kencang dengan kemungkinan kilat dan petir yang menyambar.

Selain wilayah Jakarta, BMKG juga mengimbau bahwa kemungkinan besar Badai Dahlia juga bakal menyebabkan hujan lebat di sepanjang pesisir barat Bengkulu hingga Lampung. Hujan juga bakal mengguyur lebat di wilayah Banten bagian selatan, sampai Jawa Barat bagian selatan.

Rilisan pers BMKG juga menuliskan akan adanya potensi bahaya angin kencang yang berputar di atas >20 knot di sekitar perairan Lampung, bagian barat Bengkulu, sampai dengan Banten bagian selatan, dan Jawa Barat bagian selatan.

Prediksi BMKG, waspada akan hujan dengan intensitas sangat lebat imbas Badai Dahlia ini akan bertahan selama 24 jam ke depan. “Setelah 24 jam ke depan, posisi Badai Dahlia akan bergerak ke Tenggara dengan kekuatan angin 95 km/jam, menjauh dari wilayah Indonesia,” tulis BMKG dalam rilisannya.

Mengantisipasi impak dari Badai Dahlia yang bakal mengarah ke Ibukota Jakarta, Ibnu Khajar selaku Vice President of Humanity Network Department Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengimbau masyarakat Indonesia harus tetap waspada. Kelengahan tak boleh berkurang meskipun badai biasanya hanya punya umur beberapa hari saja.

“Masyarakat diimbau tetap tenang. Walaupun badai Cempaka kemarin sudah mulai melemah, tapi kita sekarang sedang mendekati puncak musim hujan. Relatif intensitas hujannya akan sama. Apalagi, kini muncul ancaman baru dari Badai Dahlia. Untuk masyarakat di wilayah yang menjadi langganan banjir dan longsor harus tetap waspada,” ujar Ibnu di Media Center “Bersatu Hadapi Bencana” ACT Jakarta. (*/ls)

Sumber: ACT

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.