Senin, 23 November 2020

Alumni 212 Berkumpul dan Berpendapat Sesuai Hak Konstitusional

Alumni 212 Berkumpul dan Berpendapat Sesuai Hak Konstitusional

Foto: Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, Maneger Nasution. (ist)

Oleh: Maneger Nasution*

Jakarta, Swamedium.com – Sehubungan dengan rencana alumni 212 akan menggelar aksi pada Sabtu, 2 Desember 2017 besok adalah hal yang sesuatu yang wajar dan sejatinya tidak perlu dipermasalahkan.

Sebab unjuk rasa, demonstrasi adalah merupakan hak konstitusional yang dilindungi konstitusi dan undang-undang.

Dengan demikian tidak boleh ada pelarangan.‎ Pasalnya, aksi yang pernah dilangsungkan pada 4 November juga berjalan dengan tertib dan damai. Pemerintah tidak boleh melarang. Sepanjang aksi itu berjalan damai, baik, teratur.

Untuk itu penting diingatkan agar para peserta aksi alumni 212 nantinya apabila jadi turun agar mengikuti mekanisme hukum yang berlaku.

Alumni 212 perlu mengulangi kesuksesan aksi yang lalu. Seperti yang diakui banyak pihak massa yang memadati kawasan bundaran air mancur saat aksi 4 November di Jakarta, Jumat (4/11).

Sebagai orang yang mengamati langsung Aksi Bela Alquran 4 November, saya, dan siapa pun, yang menyaksikan lautan manusia hari itu di sekitar Monas dan Istana Medan Merdeka, pasti merinding. Muslim Indonesia telah mencontohkan pelaksanaan demonstrasi secara bermatabat.

Saya melihat tidak ada kekerasan, ujaran kebencian, diskriminasi, nyaris tidak meninggalkan sampah, dan tidak ada fasilitas publik atau taman yang rusak. Inilah demo termartabat dan terbesar pascareformasi.

Saya menyampaikan terima kasih kepada publik yang mendukung jalannya penyampaian pendapat. Saya juga berterima kasih pada Polri dan TNI yang mengedepankan persuasi. Termasuk para polisi wanita dan Pasukan Asmaul Husna.

Saya berharap Presiden Jokowi mempertimbangkan untuk menemui tokoh-tokoh dan warga negara besok itu, apalagi kalau diundang. Sebaiknya jangan lagi salah membaca isyarat umat seperti dulu ketika beliau lebih memilih melihat kereta api Bandara Soekarno-Hatta ketimbang menemui lautan rakyatnya sendiri, semoga dia tetap konsisten dengan komitmen yang 7 ia ucapkan kepada tokoh-tokoh masyarakat beberapa waktu lalu.

Untuk itu aparat Kepolisian diminta untuk memfasilitasi dan mengamankan agar warga negara terpenuhi hak konstitusionalnya besok itu. (*/ls)

Penulis adalah Direktur Pusdikham Uhamka (Pusat Studi dan Pendidikan HAM Universitas Muhammadiyah Prof Dr HAMKA)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.