Sabtu, 28 November 2020

Polisi Geledah Kediamannya, Ahmad Dhani Justru Minta Ditahan

Polisi Geledah Kediamannya, Ahmad Dhani Justru Minta Ditahan

Foto: Ahmad Dhani bersama salah satu pengacaranya, Ali Lubis. (Viva)

Jakarta, Swamedium.com – Tim penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan menggeledah kediaman Ahmad Dhani di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis (30/11) malam. Dhani menjadi tersangka dugaan ujaran kebencian melalui media sosial Twitter.

Penggeledahan dilakukan lantaran pentolan grup musik Dewa 19 itu tak membawa ponselnya saat dirinya menjalani proses pemeriksaan di Markas Polres Metro Jakarta Selatan. Selain ponsel, penyidik juga mencari sim card yang biasa digunakan Ahmad Dhani.

“Ada barang bukti berupa handphone yang harus kami lakukan penyitaan dan tadi sudah dijelaskan, tapi pada saat kita lakukan pengecekan ternyata sudah tidak ada. Oleh sebab itu kami harus lakukan penggeledahan untuk mencari barang bukti itu,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Iwan Kurniawan, di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (30/11) kemarin malam.

Hingga kini, Iwan mengatakan, penyidik belum menemukan bukti yang dicari tersebut di kediaman Ahmad Dhani. Namun dia menegaskan, bukti berupa sim card adalah bukti penguat, sedangkan bukti lainnya sudah lebih dulu didapat.

“Jadi kita upayakan untuk barang bukti itu sehingga dalam pembuktian itu sempurna. Bukan berarti tidak ada barang bukti itu, alat buktinya sudah ada,” ujarnya.

Iwan menegaskan proses penggeledahan yang dilakukan oleh tim penyidik di kediaman Dhani sudah sesuai dengan prosedur dan aturan hukum.

“Semua kami lakukan berdasarkan ketentuan aturan yang berlaku dan prosedur yang kami lakukan,” ujarnya.

Sementara salah satu pengacara Ahmad Dhani, Razman Arif Nasution mengatakan, pihaknya menyesalkan penggeledahan yang dilakukan penyidik. Menurut Razman, Ahmad Dhani tidak diminta untuk membawa ponsel dan sim card saat proses pemeriksaan.

“Makanya sekarang posisi klien kami tidak mengerti. Ada apa dengan saya hari ini,” kata Razman meniru ucapan Dhani.

Razman pun mengungkapkan, pemeriksaan Dhani dihentikan terlebih dahulu sampai ditemukannya sim card yang dimaksud oleh penyidik.

Lantaran merasa kesal, Dhani disebut lebih memilih untuk ditahan daripada tidak mendapatkan kejelasan terkait pemeriksaan.

“Sekarang Pak Ahmad Dhani bingung. Kalau saya mau ditahan ya tahan sekarang jangan basa basi,” tutur Razman mengulangi ucapan Dhani.

“Saya berharap Polri harus promoter, modern, dan terpercaya. Tolong jangan perlakukan Ahmad Dhani diskriminatif,” imbuh Razman. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.