Senin, 23 November 2020

Dosen Unpad: Tak Ada Pertentangan antara Islam dan Sunda

Dosen Unpad: Tak Ada Pertentangan antara Islam dan Sunda

Foto: Dosen Ilmu Politik di Universitas Pajajaran, DR Husin M Al Banjari menegaskan, Disertasi "Budak Angon: Diskursus Kepemimpinan Sunda menuju Kekuasaan," sudah diuji secara akademisi. (Ariesmen/swamedium)

Bandung, Swamedium.com – Sunda dan Islam tidak pernah ada pertentangan. Jika ada pertentangan, itu masalah ‘kurung sia’ yang artinya adalah masalah dari diri masing masing.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dosen Ilmu Politik di Universitas Pajajaran (Unpad), DR. Husin Al Banjari dalam diskusi “Budak Angon: Diskursus Kepemimpinan Sunda menuju Kekuasaan,” di Kantor Noor Abika Tour and Travel perkantoran Graha Panyileukan No 19 -21 Soekarno Hatta Bandung, Sabtu (2/12) sore.

DR Husin, kini tengah membantu rektor Unpad untuk membangun Kampus Unpad di Kabupaten Pangandaran.

“Pada dasarnya, Islam dan Sunda tidak ada pertentangan, jika sampai ada pertentangan itu masalah ‘kurung sia’,” katanya geram.

Dia juga menegaskan, Disertasi “Budak Angon: Diskursus Kepemimpinan Sunda menuju Kekuasaan” sudah diuji secara akademisi.

“Jika ada yang mau membantah, soal Islam dan sunda bertentangan, susun disertasi,” katanya.

Husin menjelaskan, masuknya Islam di Nusantara ini bukan dengan jalan peperangan, melainkan dengan pendekatan budaya dan kearifan lokal.

Diskusi Budak Angon, diskursus kepemimpinan Sunda menuju kekuasaan diinisiasi oleh Forum Gerakan Pilihan Sunda, yang pada Rabu (27/12) mendatang akan melaksanakan deklarasi. (Ris)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.