Senin, 23 November 2020

Menkeu: Gaji Pegawai Habiskan 70,9% APBD, untuk Rakyat Sisanya?

Menkeu: Gaji Pegawai Habiskan 70,9% APBD, untuk Rakyat Sisanya?

Foto. Menkeu Sri Mulyani temukan fakta lebih 70% APBD habis untuk gaji pegawai. (setkab)

Jakarta, Swamedium.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menemukan fakta sebesar 70,9% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBD) tahun 2016 hanya habis untuk biaya belanja pegawai. Ini yang menjadi penyebab pengelolaan APBD belum mampu mendorong pertumbuhan ekonomi.

Sri Mulyani mengungkapkan, APBD sebagian besar dihabiskan untuk biaya belanja pegawai. Dia menyebutkan pada tahun 2016 sebesar 70,9% dari total APBD di provinsi adalah untuk belanja pegawai dan nilainya meningkat tiap tahun.

“Di kabupaten kota hampir separuh APBD untuk gaji, ini enggak ada ruang berbagi untuk kegiatan di daerah. Mayoritas APBD dibelanjakan untuk hanya pegawai bahkan pegawai belum tentu laksanakan tugas layani masyarakat, sebenernya kalau layani masyarakat dengan baik itu masih kasih benefit untuk masyarakat,” kata Sri Mulyani dalam acara Workshop Golkar mengenai APBD di Jakarta yang dirilis okezone, pekan ini.

Menurut Sri Mulyani, belum adanya standar program dan kegiatan daerah yang membuat APBD sering kali tak tersalurkan dengan baik. Selain itu, kata Sri Mulyani, terlalu banyaknya program yang dikerjakan pemerintah daerah dengan hasil yang nihil.

Daerah, ungkapnya, menggunakan dananya untuk mengerjakan program-program yang tidak produktif. Berbeda halnya dengan pusat yang memiliki standar program dan kegiatan sehingga memiliki arahan yang jelas.

“Di satu kabupaten itu bahkan miliki 600 program. Sudah uangnya dikit programnya banyak, dan biasanya habis untuk panitia program sehingga tidak betul-betul dirasakan manfaatnya ke masyarakat,” jelasnya,

Dia menambahkan, saat ini terdapat 19.500 program atau 277.000 kegiatan yang tersebar di pemerintah daerah namun tidak memberikan hasil. “Kegiatan yang bervariasi antara daerah begitu banyaknya sehingga enggak fokus dan hasilnya sangat nihil,” tambahnya. (*/maida)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.