Selasa, 01 Desember 2020

2017 Kemacetan Rugikan Jakarta Rp 67,5 T, Sandiaga Kebut Kinerja

2017 Kemacetan Rugikan Jakarta Rp 67,5 T, Sandiaga Kebut Kinerja

Foto: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dijadwalkan menggelar pertemuan dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk membahas persoalan transportasi di Jakarta. (Bili/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan akan melakukan percepatan kinerja berbagai sektor guna mengatasi persoalan macet di Ibu Kota.

Hal itu ditegaskan Sandiaga menanggapi hasil perhitungan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang menyebut kerugian yang dialami Jakarta akibat kemacetan mencapai Rp 67,5 triliun pada tahun 2017.

“Semua kita percepat, investasi kita percepat, gerakan kita percepat, pembangunan infrastruktur kita percepat, pendanaan juga kita percepat, itu yang akan kita lakukan,” ungkap Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Senin (4/12).

Salah satu upaya percepatan itu, pagi ini, Sandiaga dijadwalkan menggelar pertemuan dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk membahas persoalan transportasi di Jakarta.

“Kita ingin secara perlahan tapi masiv gerakan untuk pindah dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum dalam lima tahun berjalan. Investasi akan kita tambah. Kita ingin ada kemitraan dengan Kemenhub, salah satunya seperti stasiun kereta api kita jadiin TOD (Transit Oriented Development),” beber Suami Nur Asia itu.

Sebelumnya diwartakan, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan, bersama pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya telah mempersiapkan berbagai terobosan untuk menekan kerugian akibat kemacetan lalu lintas di Jakarta dan sekitarnya.

Pasalnya, kerugian akibat kemacetan di Jakarta dan sekitarnya dari tahun ke tahun terus meningkat. Menurut perhitungan Bappenas kerugian khusus di DKI Jakarta saja mencapai Rp 67,5 triliun tahun 2017. Sementara kerugian yang dialami di wilayah Jabodetabek mencapai Rp 100 triliun per tahun. (Bil)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.