Sabtu, 28 November 2020

Tipu Calon Pembeli, Pengembang Apartemen Sipoa Diadukan ke DPRD Jatim

Tipu Calon Pembeli, Pengembang Apartemen Sipoa Diadukan ke DPRD Jatim

Foto: Ketua Paguyuban pembeli Proyek Sipoa (P2S) Antony mengatakan para pembeli yang tergabung dalam P2S tertarik membeli apartemen tersebut karena pihak pengembang menawarkan harga yang menarik. (Triwahyudi Ari/swamedium)

Surabaya, Swamedium.com – Pengembang apartemen murah Sipoa Group diadukan ke DPRD Jatim Paguyuban pembeli Proyek Sipoa (P2S) oleh gara-gara tak kunjung membangun apartemen yang dijanjikan kepada pembeli.

“Kami merasa ditipu oleh pengembang Sipoa. Kami minta bantuan DPRD Jatim agar kami bisa mendapat kembali uang kami,” jelas ketua P2S Antony saat ditemui di Surabaya, Senin (4/12).

Antony mengatakan para pembeli yang tergabung dalam P2S tertarik membeli apartemen tersebut karena pihak pengembang menawarkan harga yang murah.

”Tahun 2014 ada promosi apartemen murah dengan harga Rp 500 ribu per bulan dan terlebih icon iklannya bupati Sidoarjo. Ternyata sampai tiga tahun tak kunjung dibangun oleh pengembang,” jelasnya.

Antony berharap agar ada uluran bantuan pemerintah untuk memperjuangkan agar uang pembeli apartemen kembali utuh.

”Anggota kami sampai ratusan orang. Semua ditipu oleh pengembang,” jelasnya.

Untuk diketahui, Sipoa Group tahun 2014 membangun apartemen murah dengan uang angsuran Rp 500 ribu per bulannya di daerah Desa Tambakoso kecamatan Waru.

Namun sayangnya, setelah tiga tahun berjalan hingga kini, apartamen tersebut tak kunjung dibangun oleh pihak pengembang. Sipoa Group memiliki proyek antara lain Royal Mutiara Residence, Surabaya Sipoa City, The Royal Crown Palace dan The Royal Business Park. (Ari)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.