Sabtu, 28 November 2020

Dinilai Bohongi Negara, Anies Bakal Hapus LPJ Dana Operasional RT/RW

Dinilai Bohongi Negara, Anies Bakal Hapus LPJ Dana Operasional RT/RW

Foto: Ketua RW 04 Kemayoran, Abdul Rahman Yusuf menyampaikan kegelisahannya soal Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) RT/RW yang kerap kali dibuat guna mencairkan dana, LPJ hanya formalitas dan cenderung membohongi negara. (Bili/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Pemprov DKI Jakarta menggelar acara silaturahmi dengan jajaran kota administrasi Jakarta Pusat di Gedung Pertemuan Pertamina, Cempaka Putih, Jakarta, Selasa (5/12).

Melalui acara tersebut sejumlah stakeholder diberikan kesempatan mengadu atau bertanya kepada Gubernur DKI, Anies Baswedan.

Salah seorang Ketua RW 04 Kemayoran, Abdul Rahman Yusuf menyampaikan kegelisahannya soal Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) RT/RW yang kerap kali dibuat guna mencairkan dana. Sebab, Abdul menilai LPJ hanya formalitas belaka, malah cenderung terkesan membohongi negara.

“Masalah pelaporan dana operasional itu mengajak RT/RW untuk berbohong kepada negara, saya minta dengan hormat, pelaporan RT/RW ini dihapuskan, biar kembali ke zaman Fauzi Bowo,” cetus Abdul di hadapan Anies.

Menanggapi hal itu, Anies mengatakan jika dirinya akan menghapus sistem LPJ tersebut pada tahun 2018.

“Bapak Ibu di garda terdepan, ada cerita dana operasional harus bikin laporan ya? Mau bikin laporan terus? Enggak mau? Tadi saya sudah tanya pak Aspem mulai 2018 jadi bapak ibu tidak perlu menuliskan laporan lagi,” tegas Anies diikuti sorak sorai warga.

Dengan penghapusan sistem LPJ guna mencairkan dana operasional itu, Anies berharap RT/RW dapat menjaga kepercayaan masyarakat dan menggunakan dana dengan optimal.

“Kami mempercayakan kepada bapak ibu Ketua RT,RW atau LMK untuk kelola dana oprasional. Kami ingin bapak ibu bekerja lebih baik lagi daripada kemarin. Jadi atur penggunaannya sebaik-baiknya sehingga dana operasional betul-betul menunjang operasional,” jelasnya. (Bil)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.