Sabtu, 28 November 2020

Gerindra Nilai Calon Panglima TNI Tak Punya Prestasi Luar Biasa

Gerindra Nilai Calon Panglima TNI Tak Punya Prestasi Luar Biasa

Foto: Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani (danang/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Ketua Fraksi Gerindra Ahmad Muzani berpendapat, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto bukanlah sosok istimewa untuk menggantikan Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI. Menurutnya, tak ada prestasi luar biasa dari Hadi Tjahjanto.

“Terus terang, saya kira beliau belum terlalu lama jabatannya disitu (KSAU), dan menurut saya tidak ada prestasi yang luar biasa, tidak ada ide-ide yang luar biasa,” kata Muzani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (5/12).

Muzani menegaskan, Panglima TNI adalah pengendali garda pertahanan negara, karena itu, jabatan tersebut tidak boleh diisi oleh sosok sembarangan.

“Jabatan Panglima TNI sangat strategis berkaitan dengan jumlah orang yang sangat banyak dan mengendalikan senjata untuk kepentingan pertahanan dan menjaga persatuan negara,” tegas Muzani.

Namun demikian, pihaknya mengaku menghormati hak prerogatif Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap pemilihan sosok untuk mengisi jabatan Panglima TNI.

“Siapapun yang ditunjuk tidak masalah, yang penting loyalitas kepada bangsa dan negara. Tetapi sebagai seorang prajurit dan seorang perwira tinggi saya kira beliau (Hadi Tjahjanto) cukup baik,” pungkasnya.

Rencananya, fit and proper test calon Panglima TNI akan dilakukan Rabu (6/12) besok oleh Komisi I DPR RI. Nantinya, DPR akan menyimpulkan apakah mendukung usulan Jokowi tersebut atau tidak. (Baca Juga: Besok Komisi I DPR Jadwalkan Fit and Proper Test Calon Panglima TNI)

Keputusan DPR akan disahkan dalam rapat paripurna. Jika DPR memutuskan menerima maka Jokowi langsung menerbitkan Keppres dan melantik Hadi sebagai Panglima TNI. Jika ditolak, maka calon dikembalikan dan Jokowi harus mengusulkan orang lain. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.