Senin, 23 November 2020

Harga Daging Sapi Mahal, Menteri Amran Sarankan Ganti Makan Keong Sawah

Harga Daging Sapi Mahal, Menteri Amran Sarankan Ganti Makan Keong Sawah

Foto. Menteri Pertanian Andi Amran sarankan masyarakat beralih mengonsumsi dari daging sapi ke keong sawah. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Masyarakat mengeluh harga daging sapi tak kunjung turun, bahkan menjelang hari natal dan tahun baru cenderung naik. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberi solusi agar beralih mengonsumsi keong sawah yang juga memiliki protein tinggi seperti daging sapi.

Sebagaimana dirilis Okezone.com, Amran di sela inspeksi dadakan (sidak) Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur menyinggung persoalan daging. Menurut dia, masyarakat bisa beralih konsumsi ke komoditas lain yang proteinnya hampir sama seperti daging.

“Seperti tutut itu protein lebih bagus dari daging,” ujarnya, Senin (4/12).

Tutut merupakan keong sawah atau sejenis siput air yang mudah dijumpai di perairan tawar seperti sawah, aliran parit dan danau.

Amran melanjutkan, tutut memiliki protein yang tinggi namun menyehatkan. “Tidak ada kan orang tekanan darah tinggi dilarang makan tutut,” tandasnya.

Seperti diketahui, harga daging sapi masih bertengger di atas harga Rp100.000 per kilogram (kg). Di beberapa pasar di Jakarta, harga daging sapi mencapai Rp 120 ribu per kg.

Bahkan, kantor berita Antara pada Sabtu (2/12) melaporkan memasuki bulan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, harga daging sapi di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mencapai Rp 150.000/kg.

Sejumlah cara sudah dilakukan pemerintah untuk menurunkan harga daging tersebut. Misalnya, sampai saat ini kiriman sapi potong asal Nusa Tenggara Timur (NTT) masih dilakukan untuk memenuhi kebutuhan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Ketersediaan sapi potong asal NTT tersebut ternyata tidak membuat harga daging bergerak turun. Cara lain yang dilakukan dengan mengimpor daging kerbau beku asal India. Tujuannya ada alternatif pilihan daging dan masyarakat bisa mendapatkan daging dengan harga sekira Rp70.000 per kg.

Namun cara itu juga tidak mempan dalam menurunkan harga daging. Meski peminat daging kerbau semakin banyak, tapi tetap harga daging sapi di atas Rp100.000 per kg. (*/maida)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.